
- Wacana mengenai digelarnya laga La Liga di Amerika Serikat tidak hanya mendapatkan kecaman dari para pemain saja, namun juga sosok-sosok legendaris. Salah satunya datang dari mantan pemain Barcelona, Rivaldo.
La Liga saat ini tengah menggodok perencanaan untuk menggelar laga antara Barcelona melawan Girona di negara Paman Sam tersebut di bulan Januari nanti. Bahkan menurut kabar, prosesnya sudah mencapai angka 90 persen.
Pihak persatuan pemain Spanyol (AFE) yang dipimpin oleh David Aganzo sebelumnya sempat menyatakan bahwa mereka menolak wacana itu. Yang terakhir, Real Madrid dilaporkan juga tidak setuju dengan perencanaan tersebut.
Scroll ke bawah untuk membaca komentar Rivaldo.
Rivaldo Turut Menentang
La Liga terus dibombardir oleh banyak kalangan, dan kali ini Rivaldo pun ikut turut serta mengecam. Bagi pria berumur 46 tahun itu, rencana membawa laga La Liga ke Amerika Serikat merupakan keputusan yang salah.
"Menurut opini saya, keputusan memainkan laga La Liga di Amerika adalah masalah serius yang mengangkat banyak pertanyaan," ujar Rivaldo dikutip dari Express.
"Saya pikir membawa pertandingan ke Amerika itu salah dan akan melukai para penggemar Spanyol dan pemain, serta sebagian penggemar tidak akan bisa menghadiri pertandingan," lanjutnya.
Menciptakan Kontroversi
Laga antara Girona melawan Barcelona, derby Catalan, juga diyakini Rivaldo akan menciptakan kontroversi jika diselenggarakan di luar Spanyol. Mengingat permasalahan yang terjadi antara Spanyol dan Catalan saat ini.
"Sekarang dengan Girona v Barcelona, derby Catalan, dimainkan di luar negeri, saya yakin akan ada kontroversi karena situasi antara Catalan dan Spanyol sedang jelas rumit. Dan saya pikir harus tetap berada di Spanyol," tambahnya,
"Laga ini tidak akan membantu membawa kedamaian untuk masalah politik ini, malah sebaliknya. Saya percaya semua pemain menentang kegiatan ini, dan mereka seharusnya diberi kebebasan memilih bila ingin bermain di sana atau tidak. Jangan hanya satu orang saja," tutupnya.
Pihak pengurus La Liga diyakini bertujuan ingin meningkatkan pamor kompetisi. Dan Amerika Serikat dipilih untuk memperluas pasar penonton mereka di sana.
Saksikan Juga Video Ini
Lagu Indonesia Raya berkumandang dengan megah, penuh kebanggaan, dan rasa haru di Asian Games 2018. Simak kisahnya pada tautan video di bawah ini.
(exp/yom)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Ternyata Tidak Minati Adrien Rabiot
Liga Inggris 8 September 2018, 20:00
-
Jordi Alba Ingin Bertahan di Barcelona Sampai Gantung Sepatu
Liga Spanyol 8 September 2018, 18:10
-
Barcelona Segera Ikat Empat Pemain Dengan Kontrak Baru
Liga Spanyol 8 September 2018, 18:00
-
Laga La Liga Digelar di Amerika, Legenda Barcelona: Salah Besar!
Liga Spanyol 8 September 2018, 13:13
-
Saingi Barca, Roma Ikut Kejar Frenkie De Jong
Liga Italia 8 September 2018, 03:18
LATEST UPDATE
-
Persis Solo Terpuruk: 300 Hari Tanpa Kemenangan di Laga Kandang!
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:32
-
Nonton Live Streaming Persib vs Persita di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:01
-
Inter Milan di Serie A: 92,6 Persen Scudetto!
Liga Italia 22 Februari 2026, 17:41
-
Bek Mereka Masuk Incaran MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 17:00
-
5 Laga Tanpa Menang, Ada Apa dengan Juventus?
Liga Italia 22 Februari 2026, 16:46
-
Kata Michael Carrick soal Kobbie Mainoo: Dia Tulang Punggung Masa Depan MU!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 16:22
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 16:07
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:53
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR