
Bola.net - Timnas Indonesia kembali meraih poin penuh dalam laga lanjutan Grup B AFF U-19 Championship 2013. Menghadapi Thailand, di Gelora Delta Sidoarjo, Senin (16/09), Skuat Garuda Jaya menang dengan skor 3-1.
Gol dari Evan Dimas pada menit ke-15 membawa Indonesia lebih dahulu unggul. Namun pada akhir babak pertama, Thailand mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Ratchanon Phunklai.
Setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 di babak pertama, Indonesia mencoba bermain lebih sabar di babak kedua. Sementara Thailand mencoba bermain lebih agresif dalam menekan pertahanan Indonesia yang digalang Hansamu.
Pada menit 48, Ilham Udin Armaiyn memiliki peluang emas membawa Indonesia kembali unggul. Sayang sepakan winger Indonesia ini masih tipis di samping gawang Thailand.
Semenit kemudian peluang emas Garuda Jaya kembali terbuang. Sundulan Yama Pranata memanfaatkan tendangan sudut lagi-lagi melenceng dari sasaran.
Menit 66, Thailand harus bermain dengan 10 orang. Phunklai menerima kartu kuning kedua karena dianggap wasit melakukan diving.
Unggul jumlah pemain Indonesia kian menekan. Peluang emas didapat Dinan Yahdian. Namun sepakan kerasnya bisa ditepis kiper Thailand.
Untuk menambah daya dobrak, pelatih Indonesia Indra Sjafri menarik keluar Mukhlis Hadi Ning menit ke-74 dan memasukkan Maldini.
Upaya ini berhasil. Menit ke- 76, Maldini yang menerobos dari sisi kiri pertahanan Thailand mampu melepas umpan tarik yang diselesaikan Evan Dimas dengan sempurna.
Kembali unggul tak mengendurkan serbuan Skuat Garuda Jaya. Evan Dimas kembali memiliki peluang menit 78. Beruntung bagi Thailand, bola berhasil ditepis kiper mereka.
Menghadang serbuan Indonesia, Thailand memasukkan Chaiyawat Buran. Dia masuk menggantikan Ratchanat Arunyapainot pada menit 81.
Masuknya Arunyapainot tak berhasil membendung serbuan Timnas Indonesia. Melalui kecepatan winger-winger mereka, Skuat Garuda Jaya menebar teror pada barisan pertahanan Thailand.
Jelang penghujung laga, Hendra Sandi Gunawan memiliki peluang emas menambah keunggulan. Namun, upayanya bisa dipatahkan barisan pertahanan Thailand.
Di injury time, Indonesia menambah keunggulan melalui eksekusi penalti Evan Dimas. Tendangan pelan namun terarahnya gagal diantisipasi Rattanai Songsangchan.
Hingga wasit meniup peluit panjang para penggawa Indonesia terus menekan pertahanan Thailand. Namun tak ada lagi gol tercipta.
Dengan kemenangan tersebut, asa Indonesia untuk lolos ke babak semifinal menemani Vietnam kian besar. Syaratnya, Indonesia hanya butuh hasil seri saat melawan Malaysia di laga pamungkas Grup B. (den/dzi)
Gol dari Evan Dimas pada menit ke-15 membawa Indonesia lebih dahulu unggul. Namun pada akhir babak pertama, Thailand mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Ratchanon Phunklai.
Setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 di babak pertama, Indonesia mencoba bermain lebih sabar di babak kedua. Sementara Thailand mencoba bermain lebih agresif dalam menekan pertahanan Indonesia yang digalang Hansamu.
Pada menit 48, Ilham Udin Armaiyn memiliki peluang emas membawa Indonesia kembali unggul. Sayang sepakan winger Indonesia ini masih tipis di samping gawang Thailand.
Semenit kemudian peluang emas Garuda Jaya kembali terbuang. Sundulan Yama Pranata memanfaatkan tendangan sudut lagi-lagi melenceng dari sasaran.
Menit 66, Thailand harus bermain dengan 10 orang. Phunklai menerima kartu kuning kedua karena dianggap wasit melakukan diving.
Unggul jumlah pemain Indonesia kian menekan. Peluang emas didapat Dinan Yahdian. Namun sepakan kerasnya bisa ditepis kiper Thailand.
Untuk menambah daya dobrak, pelatih Indonesia Indra Sjafri menarik keluar Mukhlis Hadi Ning menit ke-74 dan memasukkan Maldini.
Upaya ini berhasil. Menit ke- 76, Maldini yang menerobos dari sisi kiri pertahanan Thailand mampu melepas umpan tarik yang diselesaikan Evan Dimas dengan sempurna.
Kembali unggul tak mengendurkan serbuan Skuat Garuda Jaya. Evan Dimas kembali memiliki peluang menit 78. Beruntung bagi Thailand, bola berhasil ditepis kiper mereka.
Menghadang serbuan Indonesia, Thailand memasukkan Chaiyawat Buran. Dia masuk menggantikan Ratchanat Arunyapainot pada menit 81.
Masuknya Arunyapainot tak berhasil membendung serbuan Timnas Indonesia. Melalui kecepatan winger-winger mereka, Skuat Garuda Jaya menebar teror pada barisan pertahanan Thailand.
Jelang penghujung laga, Hendra Sandi Gunawan memiliki peluang emas menambah keunggulan. Namun, upayanya bisa dipatahkan barisan pertahanan Thailand.
Di injury time, Indonesia menambah keunggulan melalui eksekusi penalti Evan Dimas. Tendangan pelan namun terarahnya gagal diantisipasi Rattanai Songsangchan.
Hingga wasit meniup peluit panjang para penggawa Indonesia terus menekan pertahanan Thailand. Namun tak ada lagi gol tercipta.
Dengan kemenangan tersebut, asa Indonesia untuk lolos ke babak semifinal menemani Vietnam kian besar. Syaratnya, Indonesia hanya butuh hasil seri saat melawan Malaysia di laga pamungkas Grup B. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Djohar Arifin: Ini Kemenangan Berharga Garuda Jaya
Tim Nasional 16 September 2013, 22:36
-
Indra Sjafri: Ini Garuda Jaya Sesungguhnya
Tim Nasional 16 September 2013, 22:31
-
Review AFF U-19 : Bangkit, Garuda Jaya Bekuk Thailand
Tim Nasional 16 September 2013, 21:43
-
HT Review: Garuda Jaya Sementara Tertahan di Gelora Delta
Tim Nasional 16 September 2013, 20:32
-
EDITORIAL: Untunglah Garuda Jaya Kalah
Editorial 15 September 2013, 10:38
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR