
Bola.net - Kiper Inter Milan, Samir Handanovic, tak berdaya menyaksikan gawangnya dijebol tiga kali pada laga kontra Sevilla di final Liga Europa 2019/20, Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB. Salah satu dari tiga gol itu merupakan gol bunuh diri Romelu Lukaku, yang merugikan Inter.
Pertandingan dini hari tadi berjalan seimbang antara dua tim sama kuat. Inter unggul terlebih dahulu, Sevilla membalik kedudukan dengan dua gol sundulan Luuk de Jong, lalu Diego Godin menyamakannya kembali jadi 2-2.
Sayangnya, di babak kedua, Lukaku salah mengantisipasi sepakan salto Diego Carlos. Bola seharusnya melenceng, tapi Lukaku tak sengaja membelokkannya ke gawang sendiri, bunuh diri.
Handanovic menyaksikan langsung gol bunuh diri Lukaku itu. Apa katanya? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak ada yang salah
Pertama, dengan tegas Handanovic mengatakan tidak ada yang salah atas hasil ini.
Kapten Inter ini mengakui dua tim bermain sama kuat, Inter bisa menang andai lebih efisien dalam memaksimalkan peluang mereka.
"Mudah menuding beberapa hal yang berjalan keliru, tapi kami punya kesempatan besar dengan Lukaku dan itu bisa saja jadi pembeda pertandingan," buka Handanovic kepada Football Italia.
"Ini adalah duel dua tim yang bermain terbuka dan menyerang. Seharusnya kami bisa menguasai bola lebih baik di babak kedua, sebab saya kira mereka lebih kelelahan dan kami masih lebih tangguh."
Tidak beruntung
Kemudian, soal gol bunuh diri Lukaku, Handanovic tidak mau menyalahkan striker Belgia tersebut. Lukaku hanya tidak beruntung, dia mencoba membantu pertahanan tapi justru membuat kesalahan.
"Gol ketiga lawan itu sangat disayangkan. Bola seharusnya melebar tapi justru membentur kaki Romelu, jadi kami hanya tidak beruntung dan pada akhirnya itulah yang menentukan pertandingan," lanjut Handanovic.
"Kami bisa membangun tim di atas fondasi solid untuk musim depan. Sevilla terbukti sebagai lawan yang sangat sulit dikalahkan dan kami bisa belajar dari pengalaman ini," tandasnya.
Sumber: Football Italia
Baca ini juga ya!
- Ivan Rakitic Ikut Rayakan Gelar Juara Liga Europa Sevilla dengan Terjun ke Kolam Renang
- 5 Pelajaran dari Kemenangan Sevilla atas Inter Milan: Carlos Jadi Pahlawan, Lukaku Jadi Pecundang
- Tak Kenal Kata Menyerah jadi Kunci Kesuksesan Sevilla Juara Liga Europa
- Sevilla Persembahkan Gelar Liga Europa untuk Antonio Puerta dan Jose Antonio Reyes
- Lionel Messi sedang Marah Besar, Ada Apa Gerangan?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tolak Medali Runner-up Liga Europa, Lukaku Dapat Pembelaan
Liga Eropa UEFA 22 Agustus 2020, 19:00
-
Kalah di Final Liga Europa, Presiden Inter: Musim Kami Berjalan Positif
Liga Eropa UEFA 22 Agustus 2020, 17:00
-
Sevilla Juara Liga Europa 2019-2020
Galeri 22 Agustus 2020, 12:29
-
Sevilla Kalahkan Inter Milan di Final Liga Europa
Galeri 22 Agustus 2020, 12:23
-
Keok dari Sevilla, Ini 3 Kesalahan Terbesar Inter Milan
Liga Italia 22 Agustus 2020, 10:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
-
Bojan Hodak Singgung Gol Persita yang Dianulir saat Persib Menang Tipis 1-0 di GBLA
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 10:45
-
Barcelona 3-0 Levante, Respon yang Sempurna dari Blaugrana!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:21
-
Misi Penyelamatan Finansial Blaugrana, Dua Nama Besar Masuk Daftar Jual Musim Panas 2026
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR