
Bola.net - Tahun 2019 merupakan lembaran yang baru bagi sosok Dedryck Boyata. Pemain Timnas Belgia itu memutuskan untuk meninggalkan klubnya Glasgow Celtic untuk merantau ke Jerman untuk bergabung ke Hertha Berlin.
Setibanya di ibukota Jerman, ia langsung menjadi pemain andalan di jantung pertahanan Die Alte Dame. Ia tampil sebanyak 28 kali di Bundesliga musim lalu kendati Hertha sempat mengalami empat pergantian pelatih.
Memasuki musim keduanya, Boyata mendapatkan sebuah kehormatan besar. Ia dipercaya untuk mengenakan ban kapten Hertha Berlin, di mana pencapaian ini tergolong luar biasa. Karena Boyata baru satu musim bermain di Bundesliga.
Boyata mengaku sangat terhormat diberi kesempatan mengenakan ban kapten Hertha musim ini. "Rasanya luar biasa, saya sangat bangga menjadi kapten dari tim ini," ujar Boyata kepada Bola.net dalam Media Roundtable yang diselenggarakan Bundesliga.
Baca komentar lengkap eks pemain Manchester City itu di bawah ini.
Kapten Pilihan Pemain
Boyata mengatakan bahwa ada satu hal yang membuat ban kaptennya terasa spesial. Karena ia menyebut ban kapten itu ia dapatkan dari pilihan pemain, bukan pilihan pelatih seperti yang biasa dilakukan klub-klub lainnya.
"Mengenakan ban kapten ini membuat saya sangat bangga, karena ban kapten ini merupakan pilihan dari para pemain, jadi bukan saya diberi oleh pelatih, tetapi saya dipilih oleh para pemain. Jadi ini tanda bahwa mereka mempercayai saya, jadi ini momen yang bagus bagi saya."
Ketika ditanya bagaimana ia bisa meraih kepercayaan rekan-rekan setimnya hanya dalam waktu satu musim saja, begini jawaban sang bek veteran.
"Semenjak saya tiba di sini, saya selalu menjadi orang yang sama. Saya selalu mencoba membantu semua orang di sini, saya selalu mencoba untuk memberikan nasehat sebanyak mungkin."
"Saya rasa yang terpenting adalah bermain sebaik mungkin untuk mendapatkan rasa hormat dari rekan-rekan saya.
Bakal Lebih Baik
Lebih lanjut, Boyata mengakui salah satu tantangan terbesar baginya musim ini adalah bagaimana performa Hertha Berlin yang tidak sesuai ekspektasi.
Sebagai informasi hingga pekan kesembilan musim ini, Hertha Berlin hanya mencatatkan 2 kemenangan dari 9 pertandingan. Ini membuat mereka menempati peringkat 13, hanya terpaut tiga poin dari zona degradasi.
Namun Boyata cukup optimistis bahwa timnya bisa membalikkan keadaan di sisa musim ini.
"Musim ini tidak berjalan sesuai dengan harapan kami, dan kami berada dalam momen yang sulit. Namun saya rasa ini momen bagus bagi saya untuk menjaga keutuhan tim untuk mendapatkan hasil yang lebih baik karena kami bisa mendapatkan sesuatu yang lebih baik di situasi seperti ini."
"Saya 100% percaya bahwa kami bisa mendapatkan poin yang lebih bagus sehingga posisi kami di Liga jadi lebih baik daripada di posisi yang kami tempati saat ini. Saya akan memberikan yang terbaik untuk tim ini." ia menandaskan.
Duel Krusial
Pada akhir pekan ini, Hertha Berlin akan melakoni sebuah partai krusial di akhir pekan nanti.
Mereka akan berhadapan dengan Union Berlin pada partai akbar bertajuk Derby Berlin, hari Sabtu (5/12) dini hari nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan Harus Bersaing Dengan Liverpool dalam Perburuan Kabak
Bundesliga 2 Desember 2020, 21:27
-
Ketika Hanya 1 Pemain Bayern Munchen yang Masuk Starting XI Terbaik Pekan 9 Bundesliga
Bundesliga 2 Desember 2020, 17:51
-
5 Alasan Borussia Dortmund Bakal Permalukan Lazio
Bundesliga 2 Desember 2020, 14:13
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR