Bola.net - Persela Lamongan akan kedatangan Borneo FC pada pekan ke-11 Shopee Liga 1 2019. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Surajaya, Senin (29/7/2019).
Kini, Persela dalam posisi kritis. Laskar Joko Tingkir masih mencium aroma zona degradasi. Armada Nilmaizar berada di papan bawah dengan sembilan poin dari sepuluh pertandingan. Persela hanya berselisih satu angka dari Kalteng Putra di zona merah.
Lini belakang Persela saat ini ciamik. Dari tiga laga terkini, Laskar Ayam Jantan berhasil membukukan cleansheet. Meski begitu, Laskar Joko Tingkir telah kebobolan 18 kali sejauh ini.
Beralih ke tim tamu. Borneo FC punya kesempatan besar untuk menyodok ke papan atas. Pasukan Roberto Mario Carlos Gomez kini menduduki papan tengah dengan 14 poin dari delapan laga. Jika menang, tim berjulukan Pesut Etam itu dapat menembus empat besar.
Persaingan di Liga 1 2019 memang sengit. Perbedaan poin sangat tipis. Ditambah, sejumlah klub masih menyimpan satu dan dua bahkan tiga laga tunda. Pergeseran klasemen sementara dapat berubah drastis. Berikut duel antar lini Persela vs Borneo FC:
Duel Kiper Tua dan Muda

Dwi Kuswanto adalah andalan Persela di pos penjaga gawang. Telah berusia 33 tahun, namun performanya belum tergerus. Sudah bermain tujuh kali, Dwi kerap bergantian dengan Dian Agus Prasetyo, kiper gaek lainnya, yang mengumpulkan tiga penampilan.
Sedangkan Borneo FC, memercayai penuh Nadeo Argawinata. Posisinya hanya sekali tergantikan oleh Alfonsius Kevlan. Selain itu, kiper berusia 22 tahun ini diplot sebagai starter.
Serap Pengalaman di Lini Belakang

Lini belakang Persela dihiasi oleh banyak pemain muda. Ada Arif Satriya (23 tahun), M. Zaenuri (24 tahun), dan Birrul Walidan (22 tahun). Kurangnya pengalaman barisan pertahanan membuat Laskar Joko Tingkir kebobolan banyak sejauh ini.
Sementara Borneo FC dihuni oleh pemain berpengalaman di lini belakang. Sebut saja Diego Michiels (28 tahun), Abdul Rahman (31 tahun), dan Javlon Guseynov (28 tahun).
Adu Cerdik Rafinha dan Renan Silva

Persela dan Borneo FC punya kemiripan di lini tengah. Kedua tim sama-sama mengandalkan gelandang asal Brasil. Persela punya Rafinha, dengan Borneo FC diperkuat Renan Silva.
Rafinha telah mengemas sepuluh pertandingan di musim ini dan baru mencetak satu gol. Jumlah gol yang sama dari Renan Silva, namun dengan empat pertandingan lebih sedikit.
Matias Conti Berupaya Kejar Alex dos Santos

Tradisi Persela dalam mengorbitkan pemain asing di bawah radar akan berlanjut. Laskar Joko Tingkir menghasilkan Alex dos Santos, pemain tersubur kedua Liga 1 2019 dengan delapan gol.
Alex beradu ketajaman dengan penyerang Borneo FC, Matias Conti. Sejauh ini, penyerang asal Argentina itu memang baru mengumpulkan tiga gol lantaran timnya masih menyimpan dua partai tunda.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Highlights Shopee Liga 1 2019: Persela Lamongan 2-2 Borneo FC
Open Play 29 Juli 2019, 21:37
-
Hasil Pertandingan Persela Lamongan vs Borneo FC: Skor 2-2
Bola Indonesia 29 Juli 2019, 20:54
-
Duel Antar Lini Persela Vs Borneo FC di Shopee Liga 1
Bola Indonesia 29 Juli 2019, 10:09
-
Prediksi Persela Lamongan vs Borneo FC 29 Juli 2019
Bola Indonesia 29 Juli 2019, 09:57
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Jonathan David: Luka Gagal Panenka dan Hangatnya Pelukan Juventus
Liga Italia 7 Januari 2026, 08:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 06:16
-
Rapor Pemain Juventus Saat Gilas Sassuolo: Penebusan Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:37
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40















KOMENTAR