Keberhasilan Rusia ini tidak lepas dari semangat pantang menyerah para pemainnya. Tim Indonesia mengawali pertandingan dengan serangan yang tidak kunjung membuahkan gol.
Pada menit dua, Indonesia mendapat keuntungan tendangan penalti karena pemain Rusia melakukan pelanggaran. Nico Pernando, pemain termuda di tim, gagal mengeksekusinya. Tendangan Nico melambung di atas gawang.
Serangan balik Rusia yang mengandalkan pemain berbadan besar membuahkan gol. Kedudukan berubah jadi 1-0 untuk Rusia pada menit ketiga.
Pelatih Indonesia, Bonsu Hasibuan yang menyaksikan pertandingan di sisi lapangan langsung menginstruksikan anak-anak asuhnya untuk memainkan bola di daerah pertahanan lawan. “Pegang dulu, kontrol bolanya,” kata dia kepada Dimas Saputra Ramadhan, Nico, dan Sendi.
Selepas kebobolan, Ujang Yakub, kapten sekaligus kiper Indonesia langsung menggelindingkan bola ke depan. Nico yang menerimanya langsung menendang ke gawang dan jadi gol. Kedudukan imbang 1-1.
Rusia yang berupaya menekan Indonesia lewat tendangan-tendangan langsung gagal menambah gol. Bola keras yang mereka tendang malah memantul dan diambil Sendi, yang langsung menendang bola ke tiang jauh gawang Rusia. Bola itu menggelinding masuk jaring, kedudukan berubah 1-2 untuk Indonesia.
Keunggulan Indonesia ini terus berlanjut menjadi 1-3, 1-4 lewat sontekan dan tendangan Dimas dan Nico. Satu menit menjelang berakhirnya pertandingan, pemain Rusia sukses menjebol gawang yang dikawal Akub. Kedudukan menjadi 2-4 untuk Indonesia di tujuh menit pertama.
Memasuki babak dua, pelatih tidak melakukan rotasi pemain. Para pemain Rusia membutuhkan waktu sekitar 2 menit untuk memperkecil selisih golnya. Kedudukan berubah menjadi 3-4, Indonesia masih unggul.
Upaya Nico, Dimas, dan Sendi untuk memainkan bola di daerah pertahanan lawan tidak berjalan sukses. Para pemain Indonesia tampaknya tidak mau memanfaatkan lebarnya ruang kosong di sana. Operan-operan pendek Indonesia malah bisa direbut pemain Rusia yang kemudian menyamakan kedudukan jadi 4-4 di menit ke-9.
Kondisi imbang ini membuat para pemain tampak tegang dan kurang menikmati permainan. Operan-operan panjang berbentuk segitiga di depan gawang lawan yang biasanya mereka mainkan, sama sekali tidak berjalan. Para pemain sepertinya ogah memegang bola lama-lama dan berupaya melepaskan tembakan ke gawang lawan. Tapi tendangan itu tidak ada yang bersarang dan menjadi gol.
Alih-alih menambah gol, Indonesia malah kebobolan di menit ke-11 dan menit ke-13. Dua gol ini menjadi yang terakhir dalam pertandingan tersebut. Kedudukan akhir 6-4 untuk Rusia.
Bonsu mengatakan, kekalahan ini karena para pemainnya tidak mampu memaksimalkan mental bertanding. Meski sudah bersemangat, para pemain sepertinya tidak berani untuk beradu fisik dengan pemain Rusia. Apalagi, sambung Bonsu, timnya sudah mengetahui bentuk permainan Rusia saat mereka kalah dalam pertandingan persahabatan dengan skor 4-8.
“Teknik individu kalian itu baik, kenapa tidak dimaksimalkan untuk mengontrol bola. Begitu dapat tekanan dari Rusia, langsung jadi lemah. Ini soal mental kalian. Silahkan kalian renungkan kembali, kenapa kalian datang ke sini? Kalau tekanan hidup bisa kalian atasi, ini hanya permainan bola. Gunakan itu untuk introspeksi,” kata Bonsu.
Sebelum evaluasi dengan tim, tampak penjaga gawang Indonesia, Ujang Yakub duduk seorang diri di tepian Danau Malta. Melihat kondisi itu, Bonsu meminta para pemain untuk sering berkomunikasi satu dengan yang lainnya.
“Kalau ada masalah atau beban pikiran, bagikan dengan teman yang lain. Kalian itu bermain bersama di lapangan, jangan jadi beban. Karena permainan itu harus menyenangkan dan kalian menikmatinya,” papar Bonsu.
Tim Indonesia masih akan melakukan pertandingan melawan Costa Rica pada hari Kamis, tanggal 15 Agustus 2013 pukul 15:40 waktu setempat. Dua pertandingan lain, melawan Polandia dan Italia dijadwalkan pada hari Jumat, tanggal 16 Agustus 2013. (prl/dzi)
Indonesia vs Rusia

Pemain Indonesia, Dimas Saputra Ramadhan (kanan) berupaya mengambil bola dari pemain Rusia dalam tahap II kualifikasi Homeless World Cup 2013 di Danau Malta, Poznan, Polandia, Kamis (15/8). Rusia mengalahkan Indonesia dengan skor 4-6 yang merupakan kemenangan kedua mereka. Sebelumnya dalam pertandingan persahabatan, Rusia mengalahkan Indonesia dengan skor 4-8.
Indonesia vs Rusia

Pemain Indonesia, Ujang Yakub (kiri) menahan tendangan dari pemain Rusia dalam tahap II kualifikasi Homeless World Cup 2013 di Danau Malta, Poznan, Polandia, Kamis (15/8). Rusia mengalahkan Indonesia dengan skor 4-6 yang merupakan kemenangan kedua mereka. Sebelumnya dalam pertandingan persahabatan, Rusia mengalahkan Indonesia dengan skor 4-8.
Indonesia vs Rusia

Pemain Indonesia, Sendi (kiri) menggiring bola untuk melepaskan diri dari pemain Rusia dalam tahap II kualifikasi Homeless World Cup 2013 di Danau Malta, Poznan, Polandia, Kamis (15/8). Rusia mengalahkan Indonesia dengan skor 4-6 yang merupakan kemenangan kedua mereka. Sebelumnya dalam pertandingan persahabatan, Rusia mengalahkan Indonesia dengan skor 4-8.
Indonesia vs Rusia

Pemain Indonesia, Dimas Saputra Ramadhan (kiri) berupaya melepaskan diri dari pemain Rusia dalam tahap II kualifikasi Homeless World Cup 2013 di Danau Malta, Poznan, Polandia, Kamis (15/8). Rusia mengalahkan Indonesia dengan skor 4-6 yang merupakan kemenangan kedua mereka. Sebelumnya dalam pertandingan persahabatan, Rusia mengalahkan Indonesia dengan skor 4-8.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rusia Kembali Permalukan Indonesia
Bola Indonesia 15 Agustus 2013, 19:56
-
Lebih Dekat Dengan Pahlawan Indonesia di Homeless World Cup
Bolatainment 15 Agustus 2013, 18:20
-
Indonesia Kalahkan Lithuania 9-3
Bola Indonesia 14 Agustus 2013, 20:31
-
Indonesia Berpeluang Juara Grup G Homeless World Cup 2013
Bola Indonesia 13 Agustus 2013, 20:45
-
Indonesia Targetkan Kemenangan Atas India
Bola Indonesia 13 Agustus 2013, 18:00
LATEST UPDATE
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Tantang Liverpool, Chelsea Tanpa Sang Bomber Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 14:47
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR