
Bola.net - - Milomir Seslija angkat bicara soal peta persaingan Grup E Piala Presiden 2019, yang akan dilakoni anak asuhnya. Pelatih Arema FC ini menyebut bahwa semua tim yang berada di grup ini memiliki peluang setara untuk bisa lolos.
Pada ajang Piala Presiden 2019, Arema berada di Grup E. Selain klub berlogo singa mengepal tersebut, grup yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang ini, juga diisi oleh Barito Putera, Persela Lamongan, dan Persita Tangerang.
Pada laga pertama mereka, yang akan disiarkan langsung oleh Indosiar, Arema akan menghadapi Barito Putera. Pertandingan ini bakal dihelat pada Senin (04/03) malam.
Menurut Milo, sapaan karib Milomir Seslija, kendati berstatus sebagai tuan rumah, Arema tak bisa jemawa. Pasalnya, pelatih asal Bosnia ini menilai semua tim yang ada di grup ini memiliki peluang setara.
"Jujur saja, semua tim punya peluang yang sama," kata Milo.
"Apalagi, di sepak bola semua bisa terjadi. Kita tak bisa memprediksi apa yang akan terjadi," sambungnya.
Milo berkaca pada sukses yang diraih Timnas U-22 pada partai puncak Piala AFF U-22 lalu. Menurutnya, setelah tertinggal satu gol, sulit untuk memastikan Garuda Muda akan bisa mencetak gol, bahkan bisa membalikkan kedudukan.
"Ada peran keberuntungan juga pada salah satu gol yang tercipta. Dalam sepak bola, terkadang keberuntungan merupakan aspek yang sangat menentukan," tuturnya.
Bagaimana pendapat Milo soal lawan-lawan yang akan mereka hadapi pada Grup E? Simak selengkapnya di bawah ini.
Barito Kuat, Persela Tim Penuh Kejutan
Lebih lanjut, Milo membeber analisisnya soal lawan-lawan yang akan dihadapi timnya pada babak penyisihan ini. Pelatih berusia 54 tahun ini menilai Barito Putera sebagai salah satu tim yang harus diwaspadai secara khusus.
"Barito memiliki materi pemain yang sangat bagus. Selain itu, mereka juga memiliki pelatih yang sudah tiga tahun menangani klub tersebut. Dengan durasi ini, ia sudah mampu membangun kerangka timnya dengan baik," ucapnya.
Namun, kendati memuji Barito Putera, Milo tak mau melupakan dua tim lain yang ada di Grup E, Persita Tangerang dan Persela Lamongan. Persita, menurutnya, merupakan tim yang sangat bagus. Dalam dua kali pertemuan sebelumnya, pada ajang Piala Indonesia lalu, Persita dinilai mampu merepotkan Arema.
"Sementara, Persela adalah tim penuh kejutan. Mereka diisi pemain-pemain muda yang selalu mampu menghadirkan kejutan bagi lawan," papar Milo.
Berita Video
Berita video highlights Piala Presiden 2019 yang mempertemukan Persib Bandung menghadapi PS Tira Kabo yang berakhir dengan skor 1-2, Sabtu (2/3/2019).
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Arema FC Beber Peta Persaingan Grup E Piala Presiden 2019
Bola Indonesia 3 Maret 2019, 19:56
-
Persela Lamongan Bicara Persaingan di Grup E Piala Presiden 2019
Bola Indonesia 3 Maret 2019, 03:22
-
Turnamen Piala Presiden Jadi Penentu Nasib Pemain Asing Persela
Bola Indonesia 2 Maret 2019, 22:02
LATEST UPDATE
-
Hasil Atalanta vs Dortmund: Comeback Spektakuler, La Dea Melaju ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:01
-
Tak Cuma Satu, Man United Siap Bajak Dua Bintang Nottingham Forest Sekaligus!
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:31
-
Manchester United Siap Lahir Batin Jual Andre Onana
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:22
-
Wonderkid Ini Sebut Bruno Fernandes Mentor Terbaiknya di Manchester United
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:13
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
-
Nonton Live Streaming Real Madrid vs Benfica di Vidio - Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 00:55
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58



















KOMENTAR