
Bola.net - Laga antara Manchester City dan Liverpool pada pekan kedelapan Premier League musim 2020/2021 bakal dibumbui dengan pertarungan taktik antara dua pelatih terbaik dunia saat ini. Josep Guardiola dan Jurgen Klopp akan beradu siasat pada laga yang akan dihelat di Etihad Stadium, Minggu (08/11).
Baik Guardiola maupun Klopp banyak disebut sebagai dua sosok pelatih terbaik saat ini. Guardiola dengan pengembangan dari gaya tiki-taka dan Klopp dengan gegenpressing disebut banyak memberi pengaruh terhadap tren permainan sepak bola modern saat ini.
Guardiola dan Klopp pun terlibat persaingan. Persaingan mereka terjadi sejak keduanya masih menangani tim Liga Jerman yang terlibat rivalitas, Bayern Munich dan Borussia Dortmund.
Alih-alih dipenuhi drama dan adu bacot, persaingan kedua pelatih ini justru terjadi dalam nuansa persahabatan dan saling mengagumi. Pep menyebut hubungannya dengan Klopp sebagai sebuah rivalitas yang indah. Ia pun menyebut Liverpool, yang ditangani Klopp, sebagai lawan terberat yang pernah ia hadapi sepanjang kariernya sebagai pelatih.
Sementara, Klopp, dengan nada penuh hormat, menyebut bahwa Pep merupakan rival terbaiknya sepanjang masa.
Jelang pertemuan perdana mereka pada musim ini, ada sejumlah data yang layak dicatat dari persaingan dua pelatih tersebut.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Pep Kalah Pengalaman
Jika memang harus diperbandingkan, pengalaman Pep sebagai pelatih kalah jauh dari Klopp. Klopp pertama kali terjun ke dunia kepelatihan pada 2001, ketika menangani 1.FSV Mainz 05. Waktu Klopp meretas karier sebagai pelatih, Pep masih berstatus sebagai pemain. Ia baru saja pindah dari Barcelona ke Brescia.
Sepanjang karier kepelatihannya, Klopp sudah melakoni 863 pertandingan. Sementara, Pep 'baru' melakoni 652 pertandingan sebagai pelatih.
Klopp Kalah Statistik PPM
Untuk urusan rataan point per match (PPM) atau raihan poin per pertandingan, Klopp harus mengakui keunggulan Guardiola. Sepanjang kariernya, Guardiola meraih 1542 poin, hasil dari 484 kemenangan, 90 kali hasil imbang, dan 78 kekalahan. Rata-rata, tiap pertandingan, Guardiola mendapat 2,36 poin.
Sementara, dari 863 laga yang sudah dilakoni sebagai pelatih, Klopp meraih 1578 poin. Raihan ini merupakan hasil dari 461 kali kemenangan, 195 hasil imbang, dan 207 kali kekalahan. Rataan poin per pertandingan Klopp adalah 1,83.
Dalam aspek rataan poin per pertandingan di City pun Pep unggul. Ia mendapat 570 poin dari 244 pertandingan. Rataan poin per pertandingan pelatih asal Spanyol ini di City adalah 2,33.
Sementara, di Liverpool, Klopp mendapat 568 poin dari 276 pertandingan. Rataan poin per pertandingannya di Liverpool adalah 2,05.
Pep Lebih Buas dan Tangguh
Selain urusan rataan poin per pertandingan, anak asuh Pep juga lebih buas urusan mencetak gol ketimbang skuad Klopp. Dalam 652 laga yang mereka lakoni, anak-anak asuh Pep mencetak 1678 gol. Ini berarti, dalam tiap pertandingan mereka mencetak 2,57 gol.
Khusus selama di City, selama masa kepemimpinan Pep, mereka mencetak 626 gol dalam 244 pertandingan. Ini berarti, para penggawa City mencetak 2,56 gol dalam tiap pertandingan.
Sementara, dalam 863 laga yang mereka jalani, skuad besutan Klopp mencetak total 1980 gol. Artinya, dalam tiap pertandingan, mereka mencetak 1,94 gol.
Kemudian, khusus di Liverpool, selama masa kepemimpinan Klopp, mereka mencetak 607 laga dari 276 laga. Ini berarti, dalam tiap pertandingan mereka di bawah kepemimpinan Klopp, mereka mencetak 2,19 gol.
Untuk urusan pertahanan, tim-tim besutan Pep pun lebih tangguh ketimbang skuad Klopp. Tim-tim besutan Pep kebobolan 529 gol dalam 652 pertandingan. Artinya, mereka kebobolan 0,8 gol tiap laga. Sementara, khusus di City, mereka kebobolan 220 gol dalam 244 laga. Ini berarti, dalam tiap pertandingan, mereka kebobolan 0,9 gol.
Sementara, dalam 863 laga, tim-tim yang dinakhodai Klopp kebobolan 1017 gol. Artinya, mereka kebobolan 1,18 gol tiap laga. Khusus di Liverpool, statistik ini membaik. Dalam 276 laga, gawang anak asuh Klopp kebobolan 313 gol. Ini berarti, dalam tiap pertandingan, gawang mereka kebobolan 1,13 gol.
Rekor Pep Lawan Liverpool Tak Terlalu Mentereng
Sepanjang karier kepelatihannya, Pep sudah sebelas kali menghadapi Liverpool. Kesemua laga tersebut ia jalani dengan status pelatih Manchester City.
Delapan dari laga tersebut terjadi di ajang Premier League. Dua laga lain di Liga Champions, sedangkan satu sisanya terjadi di ajang Community Shield.
Dari sebelas laga tersebut, skuad Pep hanya mampu memenangi empat di antaranya. Sisanya, mereka imbang dua kali dan kalah lima kali.
Untuk urusan gol, skuad besutan Pep mencetak 23 gol dan kebobolan 20 gol dalam laga kontra Liverpool
Rekor Klopp Lawan City Lebih Ciamik
Sementara itu, sepanjang karier kepelatihannya, Klopp sudah 16 kali menghadapi Manchester City. Dua dari 16 laga tersebut dilakoninya bersama Borussia Dortmund.
Sepuluh dari laga tersebut terjadi di ajang Premier League. Empat laga lain di Liga Champions, sedangkan sisanya masing masing sekali di ajang Community Shield dan Piala EFL.
Dari sebelas laga tersebut, skuad Klopp mampu memenangi delapan di antaranya. Sisanya, mereka imbang tiga kali dan kalah lima kali.
Untuk urusan gol, skuad besutan Klopp mencetak 31 gol dan kebobolan 29 gol dalam laga kontra Liverpool
Klopp Unggul Head to Head dari Pep
Sepanjang karier kepelatihan mereka berdua, Klopp dan Pep sudah 19 kali bertemu. Delapan pertemuan terjadi dalam partai Der Klassiker antara Dortmund dan Bayern Munich. Sementara, sebelas pertemuan sisanya terjadi ketika kedua pelatih ini sudah hijrah ke Inggris.
Dalam Der Klassiker, dua pelatih ini memiliki catatan imbang. Dari delapan pertemuan, Klopp dan Pep sama-sama meraih empat kemenangan. Namun, untuk urusan mencetak gol, skuad Klopp lebih unggul. Mereka mencetak 13 gol. Sementara, anak asuh Pep mencetak 11 gol.
Setelah sama-sama hijrah ke Inggris, kedua pelatih ini kembali bertemu. Sejauh ini sudah ada sebelas persuaan antara Klopp dan Pep. Hasilnya, Klopp unggul tipis dari Pep. Ia meraih lima kali kemenangan. Sementara, Pep meraih empat kali kemenangan. Sisanya, dua pertandingan berakhir imbang.
Untuk urusan mencetak gol di Inggris, Pep unggul dari Klopp. Skuadnya mencetak 23 gol. Sementara, armada besutan Klopp mencetak 20 gol.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Peringatan Ederson ke Liverpool: Man City Sudah Kembali ke Performa Terbaiknya!
Liga Inggris 7 November 2020, 18:40
-
Jelang Laga City vs Liverpool, Rekor Guardiola Kalah Tipis dari Klopp
Liga Inggris 7 November 2020, 17:37
-
Manchester City Coba Bajak Paulo Dybala dari Juventus
Liga Inggris 7 November 2020, 15:00
-
Termasuk Aguero, Ini Lima Pencetak Gol Terbanyak Laga Man City vs Liverpool
Liga Inggris 7 November 2020, 10:39
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR