Bola.net - - Penyerang Liverpool, Mohamed Salah siap mengorbankan mimpi pribadinya menjuarai Liga Champions demi membantu The Reds menuntaskan dahaga di Premier League. Baginya, yang paling penting adalah kepentingan klub dan suporter setia.
Musim ini Liverpool mendapatkan peluang emas untuk mengakhiri puasa 29 tahun tanpa trofi Premier League. Mereka berada di peringkat kedua klasemen sementara Premier League 2018/19, hanya tertinggal satu poin dari Manchester City di puncak.
Artinya, segala hal bisa terjadi dalam delapan pertandingan sisa musim ini. The Reds tidak boleh terpeleset, setiap pemain harus fokus membantu tim tampil sebaik mungkin dan meraih kemenangan.
Salah menyadari betapa pentingnya trofi Premier League bagi Liverpool. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Mimpi Kota Liverpool
Sebagai pemain, Salah jujur mengatakan bahwa dia begitu memimpikan trofi Liga Champions. Namun, sebagai bagian dari klub, dia hanya ingin memberikan yang terbaik bagi klub tersebut, yang berarti menjuarai Premier League.
"Saya akan berkata jujur pada anda, kompetisi paling prestisius bagi saya adalah UCL [UEFA Champions League]," buka Salah kepada Sky Sports.
"Namun, mimpi seluruh kota dan klub ini ada di liga."
"Jadi saya akan sangat senang mengorbankan mimpi saya untuk mimpi mereka, tapi jika kami bisa menjuarai keduanya, itu akan sangat hebat, dan itulah yang coba kami lakukan," sambung Salah.
Liga Champions atau Premier League?

Kendati Salah menginginkan dua trofi tersebut, tampaknya Liverpool harus memilih salah satu. Skuat Liverpool saat ini sudah cukup baik, tapi mereka masih belum cukup kuat untuk berjuang di dua kompetisi tersebut.
Sejak beberapa bulan lalu, tepatnya saat Liverpool masih memimpin klasemen, Jurgen Klopp menerima banyak saran dan kritik yang meminta dia melupakan Liga Champions demi Premier league.
Klopp sebenarnya sudah melakukan itu dengan mengabaikan Carabao Cup dan FA Cup, tapi tetap saja Liga Champions adalah kompetisi yang berbeda.
Liverpool akan menghadapi Bayern Munchen pada leg kedua (0-0) 16 besar Liga Champions musim ini, Kamis (14/3) dini hari WIB mendatang. Di sanalah Klopp akan menjawab pertanyaan penting: Liga Champions atau Premier League?
Berita Video
Berita video Carles Puyol menyapa para fans Indonesia dalam acara UEFA Champions League Trophy Tour presented by Heineken.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klopp Optimis Liverpool Bisa Lolos dari Hadangan Bayern
Liga Champions 12 Maret 2019, 22:49
-
Jelang Duel Lawan Liverpool, Rasa Takut Menyelimuti Bayern
Liga Champions 12 Maret 2019, 22:06
-
Aubameyang: Arsenal Rindu Liga Champions
Liga Champions 12 Maret 2019, 21:00
-
Carles Puyol Memprediksi Barcelona Tidak Mudah untuk Menyingkirkan Lyon
Liga Champions 12 Maret 2019, 20:25
-
Gelar Domestik Sudah, De Bruyne Kini Idamkan Liga Champions
Liga Champions 12 Maret 2019, 19:48
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
-
Tewasnya Bos Kartel Meksiko Picu Masalah Keamanan, Piala Dunia 2026 Terancam?
Piala Dunia 23 Februari 2026, 17:17
-
Leverkusen vs Olympiacos: Di Ambang Kelolosan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:04
-
Newcastle vs Qarabag FK: Posisi Hampir Tak Tergoyahkan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:03
-
Inter vs Bodo/Glimt: Nerazzurri Mengejar Mukjizat
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:02
-
Atletico Madrid vs Club Brugge: Penentuan di Metropolitano
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:01
-
Arsenal Memang Terlalu Tangguh! Melihat Rahasia Kemenangan Telak di Derby London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR