
Bola.net - Antonio Conte menekankan pentingnya kesabaran bagi Napoli untuk mengeluarkan potensi terbaik para pemain barunya. Kemenangan di laga pembuka menjadi awal yang positif bagi sang juara bertahan Serie A.
Kemenangan 2-0 atas Sassuolo di Mapei Stadium menjadi bukti awal dari sentuhan Conte. Dua penggawa anyar, Kevin De Bruyne dan Scott McTominay, langsung unjuk gigi dengan mencetak gol.
Meskipun meraih hasil maksimal, sang juru taktik melihat masih banyak ruang untuk perbaikan. Ia menegaskan proses integrasi pemain baru ke dalam kerangka tim yang sudah ada menjadi fokus utamanya saat ini.
Lebih jauh, Conte membeberkan pandangannya mengenai tantangan di lini tengah dan persaingan ketat musim ini. Ia mengajak semua pihak untuk realistis sambil terus bekerja keras mencapai target maksimal.
Awal yang Positif, Tapi Penuh Catatan
Conte mengakui selalu ada ruang untuk berkembang bagi timnya. Namun, ia cukup puas dengan pendekatan yang ditunjukkan para pemain sejak menit pertama pertandingan.
"Kami memiliki pendekatan yang tepat sejak awal malam ini. Saya masih mendasarkan pilihan saya pada kepastian yang kami miliki dari musim lalu," kata Conte kepada DAZN Italia.
Selanjutnya, ia berencana untuk memperkenalkan para pemain baru secara bertahap. Hal ini dilakukan demi menjaga keseimbangan dan soliditas tim yang sudah terbentuk.
Menurutnya, strategi ini akan membantu proses adaptasi berjalan lebih mulus. Dengan begitu, tim bisa terus berkembang tanpa mengorbankan stabilitas permainan.
Mencari Formula Lini Tengah Terbaik
Tantangan terbesar bagi Conte saat ini adalah menemukan formula yang pas di sektor gelandang. Ia ingin tiga gelandang musim lalu bisa bermain harmonis bersama Kevin De Bruyne.
"Saya masih mencoba menemukan formula yang tepat untuk memastikan tiga gelandang dari musim lalu bisa hidup berdampingan secara harmonis dengan Kevin. Kami belum punya banyak waktu untuk mengerjakannya, tapi saya melihat beberapa hal yang menarik," jelasnya.
Di sisi lain, ia juga memberikan catatan terkait alur serangan timnya. Napoli dinilai bisa bermain lebih cepat dan lebih direct dalam beberapa situasi.
"Kami bisa sedikit lebih mempercepat dan lebih vertikal dalam membangun serangan, sebab terkadang kami menginterupsi situasi yang seharusnya bisa berkembang lebih baik. Meskipun begitu, saya melihat semangat yang tepat," lanjut Conte.
Maksimalkan Karakteristik McTominay dan De Bruyne
Filosofi Conte sangat jelas, yakni memaksimalkan karakteristik unik setiap pemain. Scott McTominay menjadi contoh sempurna dari penerapan strategi tersebut.
"Scott adalah seorang pejuang yang bisa menyelinap dari kedalaman dan menjadi sangat merusak. Dia juga memiliki tembakan jarak jauh yang bagus," ungkap Conte.
Sementara itu, De Bruyne memiliki peran yang berbeda dibandingkan gelandang Napoli lainnya. Kemampuannya dalam mengalirkan bola menjadi senjata utama yang ingin dimanfaatkan oleh Conte.
"De Bruyne memiliki karakteristik yang berbeda dengan gelandang lain, ia suka mengalirkan bola dan jarang masuk ke dalam kotak penalti. Kami mencoba memastikan semua zona tertutup," terangnya.
Tantangan Berat Musim Ini
Conte memprediksi persaingan di Serie A musim ini akan berjalan sangat ketat. Menurutnya, ada banyak tim yang akan bertarung memperebutkan gelar juara atau tiket ke Liga Champions.
"Ini akan menjadi musim yang sangat sulit dan menarik dengan tujuh atau delapan tim berjuang untuk Scudetto atau kualifikasi Liga Champions," jawab Conte.
Ia pun menyadari bahwa proses memasukkan pemain baru bukanlah tugas yang mudah. Oleh karena itu, kesabaran menjadi elemen krusial untuk bisa meraih hasil yang diinginkan.
"Tahun lalu, kami tidak berada di Eropa, dan sekarang kami mencoba memperkenalkan pemain-pemain baru, yang mana itu tidak mudah. Ini akan membutuhkan kesabaran dan kemudian mencoba mendapatkan hasil yang maksimal," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Napoli Punya De Bruyne dan McTominay, Kenapa Antonio Conte Malah Minta Fans Bersabar?
Liga Italia 24 Agustus 2025, 06:10
-
Antonio Conte Merendah, Sebut Pertahankan Scudetto Napoli Misi yang 'Sangat Sulit'
Liga Italia 22 Agustus 2025, 10:30
-
Dari De Bruyne Hingga Milinkovic-Savic: Senjata Baru Conte Lawan Kutukan Juara
Liga Italia 17 Agustus 2025, 07:10
LATEST UPDATE
-
Persik vs Persib: Bojan Hodak Pede Bisa Menang, Beckham Putra Tak Gentar
Bola Indonesia 5 Januari 2026, 13:15
-
6 Rekor Valentino Rossi yang Berpotensi Dipatahkan Marc Marquez di MotoGP 2026
Otomotif 5 Januari 2026, 13:10
-
Gonzalo Garcia dan Seni Kesederhanaan
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10



















KOMENTAR