
Bola.net - Dua klub Serie A, Juventus dan AC Milan sama-sama mendapatkan pemain baru pada bursa transfer Januari. Juventus berhasil mendapatkan gelandang berusia 19 tahun dari Atalanta yakni Dejan Kulusevski.
Sementara AC Milan resmi memperkenalkan Zlatan Ibrahimovic sesaat setelah Juve mengumumkan Dejan Kulusevski pada Kamis (2/1/2020). Kedatangan dua pemain baru ke Serie A tentu menjadi bahasan yang menarik pencinta sepak bola dunia.
Terlebih, keputusan dua klub besar Serie A itu sangat cukup berbeda. Juventus mendatangkan pemain yang belum begitu terkenal dari klub papan tengah Serie A.
Sedangkan AC Milan memilih pemain senior untuk mengembalikan klub ke performa terbaiknya musim ini. Zlatan Ibrahimovic diikat dengan kontrak berdurasi pendek bersama Rossonerri yakni 6 bulan dengan perpanjangan satu tahun.
Sementara Juventus jauh lebih berani. Juara bertahan Serie A tersebut tersebut memberi Dejan Kulusevski kontrak panjang yakni selama lima tahun. Keputusan Juventus mendatangkan mantan pemain Parma itu disebut lebih baik ketimbang AC Milan yang memilih Zlatan.
Melansir dari TSN, Dejan Kulusevski diyakini akan lebih memberikan dampak positif di Juventus ketimbang Zlatan Ibrahimovic di AC Milan. Dejan Kulusevski dinilai akan memberikan keuntungan lebih banyak.
Apa saja keuntungan tersebut? Berikut ini rangkumannya seperti dilansir Bola.com.
1. Usia Muda
Per 25 April 2019, Dejan Kulusevski menginjak usia 19 tahun. Usia yang sangat muda jika dibandingkan Zlatan Ibrahimovic.
Mantan pemain LA Galaxy itu sudah berusia 38 tahun pada 2019. Itu berarti, Zlatan hampir memiliki selisih 20 tahun dari Dejan Kulusevski.
Dengan usianya yang masih muda, Kulusevski bisa jadi investasi menjanjikan bagi Juventus. Sementara Zlatan diyakini hanya akan jadi pemain jangka pendek di AC Milan.
2. Didukung Pemain Bintang
Di AC Milan, tantangan Zlatan Ibrahimovic begitu besar. Sejumlah suporter menghendaki Zlatan Ibrahimovic membawa Milan setidaknya duduk di klasemen atas Serie A musim 2019/20.
Meski masih memiliki peluang untuk menciptakan keajaiban, namun tugas tersebut terhitung berat. Apalagi, sejumlah rekannya di AC Milan yang disebut kurang kompetitif. Sejauh ini, Rossoneri hanya memiliki Krzysztof Piatek sebagai pemain yang paling punya nama.
Lain halnya dengan Dejan Kulusevski, pemain muda itu bakal mendapat dukungan dari sejumlah pemain bintang yang dimiliki Juventus. Sebut saja Cristiano Ronldo, Giorgio Chiellini, atau Paulo Dybala.
Dengan dukungan itu, tak berlebihan jika Dejan Kulusevski bakal lebih memberi dampak positif ketimbang Zlatan Ibrahimovic.
3. Serba Bisa
Selain itu, Dejan Kulusevski juga menjadi pemain yang serba bisa. Setidaknya itulah yang disampaikan mantan pelatihnya kala bermain di klub Brommapojkarna yakni Andreas Engelmark.
"Dia adalah pemain yang sangat serba bisa. Dia memiliki keterampilan dribel yang hebat dia bisa menciptakan situasi yang sangat berbahaya, " ujar Andreas Engelmark.
Sementara Zlatan Ibrahimovic adalah penyerang murni. Bahkan, di usianya yang sudah mencapai 38 tahun, tampaknya pelatih AC Milan, Stefano Pioli, tak bisa memaksa Zlatan untuk berlari cepat mengejar bola.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hesti Puji Lestari/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 3 Januari 2020
Baca Juga:
- Tira Persikabo, Bali United dan Klub Liga 1 yang Pernah Ganti Nama
- Termasuk Fernando Torres, Ini Pembelian Terburuk saat Bursa Transfer Musim Dingin di Premier League
- Bicara Jujur Soal Liverpool, Bos Sheffield United Dapat Pujian Fans The Reds
- Sederet Fakta Menarik Dejan Kulusevski, Gelandang Anyar Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Ada Adrien Rabiot di Daftar Jual Juventus
Liga Italia 5 Januari 2020, 06:40
-
Demi Gaet Paul Pogba, Juventus Serahkan Adrien Rabiot ke MU
Liga Inggris 5 Januari 2020, 02:40
-
Digoda Banyak Tawaran, Juventus Tetap Enggan Lepas Merih Demiral
Liga Italia 5 Januari 2020, 00:38
-
Szczesny Bicara Tentang Sulitnya Cagliari dan Talenta Kulusevski
Liga Italia 4 Januari 2020, 13:51
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR