
Bola.net - Adik Marc Marquez, Alex Marquez, mengaku bisa menerima kritik soal performanya yang tak terlalu kompetitif di MotoGP musim ini, namun tak terima jika dibilang tak layak membela Repsol Honda, apalagi jika mengingat ia merupakan dua kali juara dunia. Hal ini ia sampaikan via Crash.net, Senin (12/10/2020).
Naiknya Alex ke MotoGP dengan Repsol Honda memang menjadi kontroversi pada akhir musim 2019, karena Jorge Lorenzo mendadak memutuskan pensiun tepat di seri penutup di Valencia. Hanya empat hari setelah Lorenzo melakukan jumpa pers, Alex pun diumumkan sebagai penggantinya.
Banyak orang yang menyebutnya tak layak dapat posisi ini, dan menyatakan bahwa El Pistolas mendapatkan kontrak dari Repsol Honda hanya karena ia merupakan adik sang delapan kali juara dunia yang juga penggawa tim tersebut, tak peduli pada status Alex sebagai juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019.
Akui Situasi Tak Biasa, Tapi Tak Berarti Tak Layak

Alex sendiri tak mau jemawa, dan berani mengakui bahwa performanya tahun ini tidaklah sesuai ekspektasi. Alhasil, ia bisa memaklumi kritik yang membanjirinya soal ini, karena ia juga ingin tampil baik. Tapi ia mengaku sulit menerima jika ia dianggap tak layak membela Repsol Honda walau punya dua gelar dunia dalam genggaman.
Rider 24 tahun ini juga memaklumi, pasti sulit bagi Repsol Honda untuk mencari pembalap pengganti sekaliber Lorenzo sekaligus sekuat sang kakak. Kenyataannya, tim paling prestisius di ajang Grand Prix itu malah memilih memberikan kepercayaan padanya.
"Saya tahu mengapa saya ada di sini dan mengapa saya pakai seragam ini. Saya dua kali juara dunia dan saya tahu mengapa mereka mempromosikan saya ke Repsol Honda. Situasinya memang tak biasa karena Jorge pensiun pada balapan terakhir, sulit bagi tim untuk ambil keputusan, tapi mereka percaya pada saya. Jadi, atas alasan ini, saya punya keyakinan soal mengapa saya ada di sini," ujarnya.
Sadar Harus Terus Perbaiki Performa
Alex bahkan menerima semua kritik yang menyebutnya tak kompetitif musim ini, dan kritik itu justru membuatnya bersemangat untuk membuktikan diri. "Kritik memang kadang bisa memberikan efek positif, memberi Anda motivasi lebih tinggi, memberi Anda 'bara' untuk tetap bekerja keras dan percaya pada diri sendiri," tuturnya.
"Saya setuju dengan para kritikus karena performa saya tak sesuai harapan, terutama di kualifikasi, di mana saya tak bisa secepat yang saya mau. Tapi soal perpindahan saya (promosi ke Repsol Honda)... saya tak peduli pada kritik soal itu, karena saya tahu mengapa saya ada di sini," pungkasnya.
Alex sendiri baru saja sukses meraih podium perdananya di MotoGP usai finis kedua di Le Mans, Prancis, Minggu (11/10/2020). Itu merupakan podium perdana Honda musim ini, dan kini ia tengah duduk di peringkat 14 pada klasemen pembalap dengan koleksi 47 poin, tertinggal 11 poin dari Valentino Rossi di peringkat 13.
Sumber: Crashnet
Video: Danilo Petrucci dan 6 Rider Berbeda yang Menang di MotoGP 2020
Baca Juga:
- 3 Kali Gagal Finis Beruntun, Valentino Rossi: 'Nasib Sial' Rupanya Memang Nyata!
- Alex Marquez Sebut Podium di Kondisi Hujan Tak Terlalu Bermakna
- Joan Mir Syukuri Hujan di Le Mans, Bikin Fabio Quartararo Sulit Menang
- Lewis Hamilton Sulit Percaya Samai Rekor Kemenangan Michael Schumacher
- Andrea Dovizioso Syok Dikalahkan 'Marquez' di MotoGP Le Mans
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alex Marquez: Andai Marc Balapan, Saya Tetap Menyerang!
Otomotif 13 Oktober 2020, 12:46
-
Alex Marquez: 2 Gelar Dunia, Bukti Saya Layak Bela Repsol Honda
Otomotif 13 Oktober 2020, 09:01
-
Andrea Dovizioso Syok Dikalahkan 'Marquez' di MotoGP Le Mans
Otomotif 12 Oktober 2020, 13:16
-
Marc Marquez pada Sang Adik: Kerja Keras Tak Khianati Hasil!
Otomotif 12 Oktober 2020, 12:21
-
Crew Chief Marc Marquez: Terbiasa Menang, Kini Sekadar Coba Raih Poin
Otomotif 8 Oktober 2020, 15:13
LATEST UPDATE
-
Hasil Milan vs Udinese: Eksperimen Allegri Gagal, Rossoneri Luluh Lantak
Liga Italia 12 April 2026, 01:21
-
La Liga Bantah Tuduhan Sensor Cedera Mbappe
Liga Spanyol 11 April 2026, 23:14
-
Nonton Live Streaming Liga Italia: Atalanta vs Juventus
Liga Italia 11 April 2026, 22:57
-
Prediksi Man Utd vs Leeds 14 April 2026
Liga Inggris 11 April 2026, 22:55
-
Prediksi Como vs Inter 13 April 2026
Liga Italia 11 April 2026, 22:42
-
Juventus vs Atalanta: Minus Vlahovic, Ini Prediksi Susunan Pemain Bianconeri
Liga Italia 11 April 2026, 22:19
-
Permintaan Klopp pada Madrid: Belikan Haaland!
Liga Spanyol 11 April 2026, 21:49
-
Man of the Match Arsenal vs Bournemouth: Alex Scott
Liga Inggris 11 April 2026, 21:34
-
Nonton Live Streaming Liga Spanyol: Barcelona vs Espanyol
Liga Spanyol 11 April 2026, 19:48
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Liverpool vs Fulham
Liga Inggris 11 April 2026, 19:02
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
























KOMENTAR