
Bola.net - Pimpinan calon sirkuit Formula 1 di Yunani, Evangelos Floratos menyatakan bahwa menggelar balapan Grand Prix secara tahunan bukanlah tujuan utamanya.
Floratos menekankan bahwa fasilitas sirkuitnya harus sesuai standar F1 untuk menggelar uji coba kejuaraan balap mobil terakbar itu. Ia pun berharap pihaknya bisa membangun sirkuit tersebut di dekat pelabuhan Patras.
"Di negara lain, pemerintahan mereka lah yang mengelola sirkuit, namun itu tak masuk akal," ujar Floratos kepada Reuters. "Ini akan menjadi proyek mandiri. Kami juga tidak bertujuan menggelar balapan F1, ini bukan target kami. Kami belum mampu mendanai sebuah sirkuit untuk diletakkan di kalender F1. Mungkin ini proyek yang bisa dikerjakan nanti."
Menurut Floratos, pihaknya ingin membangun sirkuit yang bisa digunakan setiap hari dan berdampak positif terhadap ekonomi di sekitar tempat sirkuit itu dibangun nantinya.
"Target kami adalah membangun sirkuit yang bisa digunakan 365 hari dalam setahun dan bisa memberi kontribusi bagus untuk perekonomian sekitar. Kami juga bisa menyewakan sirkuit ini kepada F1 untuk melakukan uji coba," pungkasnya.
Folratos menyatakan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan proyek ini diperkirakan mencapai 95 juta euro atau Rp 1,2 triliun. Pemerintahan Yunani sendiri akan memberi keputusan atas izin pembangunan itu hari Kamis (8/11) waktu setempat. (gpu/kny)
Floratos menekankan bahwa fasilitas sirkuitnya harus sesuai standar F1 untuk menggelar uji coba kejuaraan balap mobil terakbar itu. Ia pun berharap pihaknya bisa membangun sirkuit tersebut di dekat pelabuhan Patras.
"Di negara lain, pemerintahan mereka lah yang mengelola sirkuit, namun itu tak masuk akal," ujar Floratos kepada Reuters. "Ini akan menjadi proyek mandiri. Kami juga tidak bertujuan menggelar balapan F1, ini bukan target kami. Kami belum mampu mendanai sebuah sirkuit untuk diletakkan di kalender F1. Mungkin ini proyek yang bisa dikerjakan nanti."
Menurut Floratos, pihaknya ingin membangun sirkuit yang bisa digunakan setiap hari dan berdampak positif terhadap ekonomi di sekitar tempat sirkuit itu dibangun nantinya.
"Target kami adalah membangun sirkuit yang bisa digunakan 365 hari dalam setahun dan bisa memberi kontribusi bagus untuk perekonomian sekitar. Kami juga bisa menyewakan sirkuit ini kepada F1 untuk melakukan uji coba," pungkasnya.
Folratos menyatakan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan proyek ini diperkirakan mencapai 95 juta euro atau Rp 1,2 triliun. Pemerintahan Yunani sendiri akan memberi keputusan atas izin pembangunan itu hari Kamis (8/11) waktu setempat. (gpu/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bakal Bangun Sirkuit Baru, Yunani Tak Targetkan Formula 1
Otomotif 6 November 2012, 21:00
-
Kubica Bakal Geluti Reli di Italia Bersama Citroen
Otomotif 6 November 2012, 19:00
-
Massa Kecewa Pengawas Balap Tak Jatuhkan Sanksi Untuk Webber
Otomotif 6 November 2012, 09:00
-
Puas Finis Keempat, Button Ucapkan Selamat Untuk Raikkonen
Otomotif 5 November 2012, 20:00
-
Bahan Bakar Bermasalah, Hamilton Kecewa Gagal Finis
Otomotif 5 November 2012, 19:00
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25




















KOMENTAR