Bola.net - Salah satu pimpinan Ducati, Filippo Preziosi mengaku tak terkejut ketika Valentino Rossi menolak kontrak bernilai jutaan poundsterling untuk mengakhiri karir dengan pabrikan Italia itu.
Dukungan pemilik terbaru Ducati, Audi ternyata juga tak mampu meluluhkan hati Rossi untuk bertahan dengan pabrikan yang meraih gelar dunia MotoGP 2007 itu.
Rossi akan kembali membela Yamaha Factory Racing tahun depan. Ia juga akan kembali bertandem dengan rival terberatnya, Jorge Lorenzo.
Rumor pun beredar bahwa hubungan Rossi dan Preziosi semakin memburuk tahun ini disebabkan performa motor Desmosedici yang tak kunjung membaik.
"Saya merupakan General Manager Ducati Corse dan saya juga penggemar Vale. Saya rasa ia akan menghadapi tantangan besar kembali bersama Jorge. Dari sudut pandang seorang penggemar, saya bahagia untuknya," ujar Preziosi kepada MCN.
The Doctor hanya meraih tiga podium dan belum meraih satupun kemenangan dalam dua tahun terakhir bersama Ducati. Kabarnya, faktor inilah yang membuat pebalap 33 tahun itu ingin kembali ke Yamaha, yakni pabrikan yang telah membuatnya meraih empat gelar dunia.
"Saya tahu Vale memiliki nilai tinggi karena komentarnya sangat detil dan tepat. Namun saya dapat memahami bahwa ia berada di pengujung karir. Saya paham mengapa ia membuat keputusan ini, dan saya tak terlalu terkejut ketika ia memberitahu saya," tutup Preziosi. (mcn/kny)
Dukungan pemilik terbaru Ducati, Audi ternyata juga tak mampu meluluhkan hati Rossi untuk bertahan dengan pabrikan yang meraih gelar dunia MotoGP 2007 itu.
Rossi akan kembali membela Yamaha Factory Racing tahun depan. Ia juga akan kembali bertandem dengan rival terberatnya, Jorge Lorenzo.
Rumor pun beredar bahwa hubungan Rossi dan Preziosi semakin memburuk tahun ini disebabkan performa motor Desmosedici yang tak kunjung membaik.
"Saya merupakan General Manager Ducati Corse dan saya juga penggemar Vale. Saya rasa ia akan menghadapi tantangan besar kembali bersama Jorge. Dari sudut pandang seorang penggemar, saya bahagia untuknya," ujar Preziosi kepada MCN.
The Doctor hanya meraih tiga podium dan belum meraih satupun kemenangan dalam dua tahun terakhir bersama Ducati. Kabarnya, faktor inilah yang membuat pebalap 33 tahun itu ingin kembali ke Yamaha, yakni pabrikan yang telah membuatnya meraih empat gelar dunia.
"Saya tahu Vale memiliki nilai tinggi karena komentarnya sangat detil dan tepat. Namun saya dapat memahami bahwa ia berada di pengujung karir. Saya paham mengapa ia membuat keputusan ini, dan saya tak terlalu terkejut ketika ia memberitahu saya," tutup Preziosi. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bos Ducati Tak Kaget Rossi Tolak Perpanjangan Kontrak
Otomotif 6 Oktober 2012, 11:00
-
15 Pebalap Telah Pastikan Diri Ikuti MotoGP 2013
Otomotif 5 Oktober 2012, 20:00
-
Abraham Kecewa Tak Bisa Samai Ritme Balap Rossi
Otomotif 3 Oktober 2012, 21:00
-
Enam Fakta Menarik Tentang MotoGP Aragon
Otomotif 2 Oktober 2012, 08:00
-
Rossi Anggap Aragon Sirkuit Tersulit Bagi Ducati
Otomotif 1 Oktober 2012, 18:00
LATEST UPDATE
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
-
Atletico Bukakan Jalan Bagi Manchester United untuk Rekrut Joao Gomes
Liga Inggris 12 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Segera Ajukan Tawaran Perdana untuk Manu Kone
Piala Dunia 12 Juli 2026, 15:00
-
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026, 15-16 Juli 2026
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:15
-
Man of the Match Argentina vs Swiss: Julian Alvarez
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR