
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, senang bukan kepalang usai merebut kemenangan dalam MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu (5/6/2022). Bagaimana tidak? Ia sukses mendominasi sejak awal balapan, dan memperlebar keunggulan marginnya di klasemen pembalap.
Start ketiga, Quartararo menyalip Aleix Espargaro di Tikungan 1 dan tak pernah sekalipun dapat ancaman dari para rivalnya sampai finis. Ia pun menang dengan margin 6,473 detik atas Jorge Martin. Ini margin kemenangan terbesar seorang rider dalam balapan kering sejak Marc Marquez menang di MotoGP Australia 2019 (11,413 detik).
Tak hanya itu, ini juga margin kemenangan terbesar seorang rider Yamaha sejak Jorge Lorenzo memenangi MotoGP Prancis 2016 dengan waktu 10,654 detik. Ini juga merupakan kemenangan ke-10 Quartararo di kelas para raja. Lewat GPOne, rider berusia 23 tahun ini justru mengaku tak menyangka bisa tampil sangat dominan.
Sulit Pertahankan Konsentrasi

"Saya tak mengira bisa begitu cepat dan konsisten. Saya punya ritme balap yang baik, namun tidak terlalu cepat. Meski begitu, start sangatlah penting. Strategi saya tadinya tampil ngotot selama lima lap pertama. Namun, ketika melihat saya terus memperbesar keunggulan rasanya fantastis," ujar Quartararo.
Meski begitu, margin yang sangat lebar tak berarti balapan kali ini berjalan mudah bagi Quartararo. Memimpin di depan begitu lama dengan jarak yang jauh dari rider kedua membuatnya sulit mempertahankan konsentrasi. Apalagi, tadinya rider asal Prancis ini mengira balapan akan berjalan sengit dan diwarnai aksi saling salip.
"Kalau berada di depan, sendirian, dan balapannya sangat panjang, Anda bisa berpikir soal hal-hal bodoh. Sebelum start, jujur saja saya mengira bakal ada pertarungan sengit. Namun, begini juga menyenangkan. Tak ada yang bisa menyalip saya di trek lurus! Ini hasil bagus untuk perebutan gelar," ungkapnya.
Lebih Pede Ketimbang 2021

Berkat blunder Espargaro yang melakukan selebrasi satu lap lebih awal dalam balapan ini, Quartararo makin kokoh di puncak klasemen dengan 147 poin, unggul 22 poin atas rider Aprilia Racing tersebut. "Cara merebut gelar adalah menang ketika Anda merasa kuat dan santai saja ketika mengalami kesulitan," tuturnya.
"Finis pertama atau kedua tidaklah mudah, apalagi rival-rival saya kuat. Di Mugello saya tak bisa menang, dan di sini saya kira bakal lebih buruk gara-gara trek lurus. Tapi trek lurus di sini menurun, jadi Yamaha tak terlalu buruk. Yang penting adalah tampil konsisten seperti tahun lalu. Saya merasa sedang dalam kondisi terbaik. Saya bahkan lebih percaya diri ketimbang 2021," pungkasnya.
Quartararo akan kembali turun lintasan dalam tes tengah musim di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada Senin (6/6/2022), dan kembali berlaga dalam MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring pada 17-19 Juni mendatang.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Tak Cuma Rins-Bagnaia: Para Rider MotoGP Kesal Soal Aksi Taka Nakagami di Catalunya
- Pecco Bagnaia Soal Aksi Taka Nakagami: Formula 1 Saja Ganti Stewards, Masa MotoGP Nggak?
- Momen Pilu Aleix Espargaro Bikin Blunder di MotoGP Catalunya, Sampai Ditenangkan CEO Dorna
- Patah Pergelangan, Alex Rins Ingin Taka Nakagami Dihukum dan Stewards Diganti
- Salah Baca Info di Menara Sirkuit, Penyebab Blunder Aleix Espargaro di MotoGP Catalunya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Arne Slot Menolak Menyerah di Liverpool
Liga Inggris 11 April 2026, 05:30
-
West Ham vs Wolves: Pesta Gol The Hammers Kirim Tottenham ke Zona Degradasi
Liga Inggris 11 April 2026, 05:20
-
Arsenal vs Bournemouth: Apa Kabar Bukayo Saka, Eze, dan Mikel Merino?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:33
-
Mikel Arteta Minta Fans Arsenal 'Bawa Bekal' ke Emirates Stadium, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:31
-
Ketika Pep Guardiola 'Marah' Kepada Bernardo Silva, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 02:45
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45

























KOMENTAR