
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, meyakini bahwa Fabio Quartararo sebagai rival paling tangguh dalam perebutan gelar MotoGP 2021, meski ia merasa bahwa rider Monster Energy Yamaha sedikit diuntungkan oleh 'hukuman ringan' yang diberikan FIM Stewards akibat insiden 'zipgate' di Catalunya, Spanyol.
Dalam balapan tersebut, El Diablo start dari pole dan memperebutkan kemenangan dengan rider KTM, Miguel Oliveira. Namun, pada beberapa lap terakhir, insiden kontroversial terjadi, yakni ketika ritsleting baju balap Quartararo terbuka dan pelindung dadanya terlepas. Insiden ini pun jadi topik panas selama dua pekan.
Kala itu, Quartararo melewati garis finis di posisi ketiga, namun dijatuhi dua penalti mundur tiga detik, hingga tercatat finis keenam. Para rivalnya yakin hukuman itu tak layak diberikan kepada Quartararo, namun menyebut ia lebih layak diberi bendera hitam sebagai peringatan untuk berhenti agar tak membahayakan dirinya sendiri.
Beruntung Tak Dapat Bendera Hitam di Catalunya

Kini, pada masa rehat musim panas, Quartararo pun tengah memimpin klasemen pembalap dengan 156 poin, unggul 34 poin atas rider Pramac Racing, Johann Zarco. Ciabatti pun yakin Quartararo, selain cepat, juga diuntungkan oleh keputusan gegabah FIM Stewards yang tak memberinya bendera hitam di Catalunya.
"Fabio sangat cepat dan konsisten. Tapi saya harus bilang ia beruntung tak dapat bendera hitam di Catalunya akibat ritsleting yang terbuka. Ia finis keenam, karena dua penalti yang ia dapat hanya hukuman ringan. Sehari setelahnya, FIM Stewards juga mengaku harusnya bendera hitam yang diberikan," ujarnya via Speedweek, Minggu (11/7/2021).
"Saya ogah mengeluh, tapi Fabio melewati garis finis di posisi ketiga dan lalu mundur ke posisi enam. Alhasil, ia tetap dapat 10 poin. Kalau dapat bendera hitam, maka ia takkan meraih poin. Tapi Anda juga harus ingat bahwa Fabio juga memperebutkan kemenangan dengan Miguel sebelum ritsletingnya terbuka," lanjut Ciabatti.
Ingin Tambah Jumlah Kemenangan

Saat ini, El Diablo pun telah mengoleksi enam podium, termasuk empat kemenangan. Melihat konsistensi ini, Ciabatti pun mengaku kagum. "Ia sangat kompetitif dan merupakan rival terberat kami dalam perebutan gelar. Ia tampil sangat baik dan sensasinya di atas Yamaha pada dasarnya fantastis di semua trek," ujarnya.
Meski begitu, Ciabatti ogah terlalu cepat menyimpulkan bahwa Quartararo bisa jadi juara dunia akhir musim nanti. Perlu diingat, bukan hanya Zarco rider Ducati yang jadi rival terdekat Quartararo, melainkan juga Pecco Bagnaia dan Jack Miller, yang masing-masing kini tengah berada di peringkat ketiga dan keempat di klasemen.
"Terlalu dini bikin prediksi soal peluang kami merebut gelar dunia. Namun, kami berharap bisa meneruskan perjuangan merebut podium di tiap balapan. Kami ingin mengantongi lebih banyak kemenangan pada balapan-balapan selanjutnya. Dalam dua balapan di Austria, kami sangat bergantung pada kans-kans baik," tutupnya.
Sumber: Speedweek
Video: Angka Covid-19 Meningkat, Australia Batalkan MotoGP dan Formula 1
Baca Juga:
- Kondisi Tubuh Belum Stabil, Marc Marquez: Apa yang Terjadi Sungguh Aneh
- Pecco Bagnaia: Marco Bezzecchi Makin Matang untuk Naik ke MotoGP 2022
- Ferrari Tolak Gaet Valentino Rossi untuk Proyek Hypercar di Le Mans
- Aleix Espargaro Batalkan Niat Pensiun Dini, Tekad Balapan di MotoGP 2023-2024
- Jorge Martin: Fabio Quartararo Satu-Satunya Favorit Juara, Rider Lain Sulit Jegal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
KTM Siap Bantu Danilo Petrucci Banting Setir dari MotoGP ke Reli Dakar
Otomotif 12 Juli 2021, 13:54
-
VR46 Team: Lanjut atau Pensiun, Keputusan Valentino Rossi Harus Diterima
Otomotif 12 Juli 2021, 12:12
-
Ducati: Fabio Quartararo Rival Tertangguh di MotoGP 2021
Otomotif 12 Juli 2021, 11:07
-
Kondisi Tubuh Belum Stabil, Marc Marquez: Apa yang Terjadi Sungguh Aneh
Otomotif 12 Juli 2021, 10:13
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR