
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, melempar sindiran kepada juara dunia MotoGP 2007 dan 2011, Casey Stoner, yang berpendapat bahwa ia harus diberi bendera hitam alias diskualifikasi akibat insiden baju balap yang terjadi di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Montmelo, Spanyol, pada Minggu (6/6/2021).
Ritsleting baju balap Quartararo diketahui terbuka pada 5-6 lap terakhir. Pada Lap 21, rider ia juga kedapatan membuang pelindung dada di salah satu tikungan kanan. Pada Lap 23, yakni saat ia berduel dengan Jack Miller untuk posisi ketiga, ia juga berusaha menutup baju balapnya, hingga melebar di Tikungan 1-2.
FIM Stewards pun menganggapnya sebagai aksi memotong jalur. Alhasil, meski melewati garis finis di posisi ketiga, Quartararo dijatuhi hukuman mundur tiga detik, hingga ia harus rela dinyatakan finis keempat. Namun, nasib sial pembalap berusia 22 tahun tersebut tak berhenti di situ.

Lima jam usai balap, FIM Stewards menjatuhkan satu lagi hukuman mundur tiga detik kepada El Diablo, yang dinilai melakukan tindakan berbahaya karena berkendara dalam baju balap yang terbuka dan membuang pelindung dada yang wajib dipakai. Dengan begitu, rider Prancis itu dinyatakan finis keenam.
Kritik paling tajam tanpa basa-basi untuk Quartararo pun datang dari Stoner. Usai balapan berakhir, pria asal Australia itu langsung menggunakan Twitter sebagai wadah untuk mengkritik FIM Stewards yang ia nilai tak tegas menilai ancaman keselamatan di lintasan. Ia pun yakin Quartararo harusnya diberi bendera hitam.
Whether or not it was @FabioQ20 taking his zipper down on purpose, I believe that should have been a black flag. At this level you can’t be allowed to race at 350km + with your leathers open.
— Casey Stoner (@Official_CS27) June 6, 2021
"Entah @FabioQ20 membuka ritsletingnya dengan sengaja atau tidak, saya yakin harusnya ia dapat bendera hitam. Pada level ini, Anda tak bisa diperbolehkan balapan pada kecepatan 350 km/jam dengan baju balap yang terbuka," tulis Stoner, yang pensiun dini pada akhir 2012 lalu.
Stoner Sedang di Rumah dan Suka Mancing
Opini pedas Stoner itu pun diperbincangkan banyak orang, dan tentunya sampai ke telinga Quartararo. Usai menjalani uji coba pascabalap, Senin (7/6/2021), pemimpin klasemen sementara ini pun melempar sindiran pada Stoner lewat Sky Sport, meski mengakui lewat Crash.net, bahwa bendera hitam memang layak ia terima.
"Dia sedang ada di rumah dan suka memancing. Jika hal ini terjadi padanya 10 tahun lalu, ia takkan mengatakan apa pun. Saya tak mau mengomentari seseorang secara khusus, namun akhir pekan ini saya melihat wajah asli dari beberapa orang," ungkapnya.
"Usai melihat ke belakang soal apa yang terjadi... Memang susah untuk mengakuinya, namun saya rasa memang sewajarnya (dapat) bendera hitam. Benar, saya telah meletakkan diri saya dalam bahaya, dan juga apa yang terjadi pekan lalu (tewasnya Jason Dupasquier, bendera hitam harusnya jadi hukuman yang tepat," ujarnya.
Sumber: Crashnet, Sky Sport
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
- Akhirnya Sadar: Fabio Quartararo Akui Harusnya Dapat Bendera Hitam di Catalunya
- Hasil Uji Coba MotoGP Catalunya: Vinales Tercepat, Marquez Jalani 87 Lap
- VR46 Team Rayu KTM Lepas Pedro Acosta untuk Moto2 2022
- Aleix Espargaro: Buat Apa Fabio Quartararo Dihukum?
- Finis Kedua untuk Keempat Kali, Johann Zarco Sebut Podium di Catalunya 'Sempurna'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabio Quartararo: Kalau Terjadi pada Casey Stoner, Pasti Dia Diam Saja
Otomotif 8 Juni 2021, 10:40
-
Aleix Espargaro: Buat Apa Fabio Quartararo Dihukum?
Otomotif 7 Juni 2021, 15:57
-
Jack Miller: Kejayaan Casey Stoner di Ducati Takkan Bisa Diulang
Otomotif 26 Maret 2021, 15:13
LATEST UPDATE
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR