
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, mengakui Honda Racing Corporation (HRC) tersesat tanpa tuntunan Marc Marquez selama dua musim terakhir di MotoGP. Kepada Motosan, Rabu (15/12/2021), Puig menyatakan, meski kembali balapan pada 2021 dan meraih tiga kemenangan, Marquez tak intensif terlibat dalam pengembangan motor.
Seperti yang diketahui, Marquez mengalami patah tulang lengan kanan sejak Juli 2020 dan sempat absen semusim. Ia juga absen dua balapan pada awal 2021. Saat kembali, ia hanya fokus adaptasi ulang dengan tenaga dan kecepatan motor MotoGP, serta memulihkan kondisi fisik, hingga pengembangan RC213V tak menjadi target utama.
Marquez ternyata kena sial lagi pada akhir musim. Ia mengalami cedera penglihatan ganda atau diplopia pada mata kanan usai kecelakaan dalam latihan off-road. Ia pun harus absen lagi dari dua seri terakhir, bahkan absen dari uji coba pascamusim di Jerez, yang sejatinya krusial untuk awal pengembangan RC213V versi 2022.
Tetap Ikuti Anjuran Medis

Cedera itu sama persis dengan yang Marquez alami pada 2011, yang membuatnya harus dioperasi. Saat ini, ia tengah menunggu tes medis selanjutnya pada Natal. Belum diketahui apakah ia harus dioperasi lagi. Namun, Puig tegas HRC tak punya rencana cadangan andai Marquez harus absen lagi dari uji coba dan beberapa seri pertama 2022.
Menurut Puig, menggodok rencana macam itu hanya akan menjatuhkan mentalitas skuadnya. "Tidak, kami tidak mempertimbangkannya. Jika begitu, maka itu seperti bertanya apakah kami terpikir untuk melakukan sesuatu yang salah," ungkap mantan manajer Dani Pedrosa ini.
"Jadi, tidak, kami tidak mempertimbangkan hal itu. Apa yang terjadi adalah kami akan lihat situasi nantinya. Mempertimbangkan memulai musim tanpa Marc bakal menyakiti diri kami sendiri. Yang jelas, kami harus coba mengikuti anjuran medis dan ambil keputusan berdasarkan apa yang kami lihat nanti," lanjutnya.
Sangat Terasa Kehilangan Marc Marquez

Puig juga tak memungkiri bahwa selama dua tahun terakhir HRC memang tersesat tanpa Marquez, meski Pol Espargaro, Takaaki Nakagami, Alex Marquez, dan sang test rider, Stefan Bradl, juga bekerja keras tanpa lelah mengevaluasi performa RC213V. Menurut Puig, bagaimanapun juga, masukan Marquez tetap berharga.
"Kami telah menjalani dua musim di mana Marc praktisnya 'absen'. Jika Anda punya rider pemenang namun tak terlibat dalam proses pengembangan motor, Anda tentu kehilangan komentar dari sang pemimpin dan orang yang membawa motor itu menuju limit performanya," tutur pria Spanyol yang juga eks pembalap GP500 ini.
"Jadi, ya, kami bisa jadi sedikit kehilangan arah. Sudah lama kami tak mendapati Marc dalam kondisi baik, namun jelas pembalap lainnya juga punya opini yang baik, yakni Stefan, Alex, Taka, dan Pol. Meski begitu, saya bisa bilang bahwa, ya, absennya opini Marc soal pengembangan motor sangat kami rasakan," pungkas Puig.
Sumber: Motosan
Baca Juga:
- Max Verstappen Akui Sulit Kejar Lewis Hamilton Tanpa Safety Car di F1 GP Abu Dhabi
- Lewis Hamilton Resmi Bertitel 'Sir', Terima Gelar Kesatria dari Pangeran Charles
- Kalender Balap dan Daftar Pembalap Formula 1 2022, Mana yang Paling Kamu Tunggu?
- Gigi Dall'Igna: Di Mata Saya, Pecco Bagnaia Pemimpin Ducati
- Honda dan Fabio Quartararo Jumpa di Barcelona, Bicarakan MotoGP 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Honda Mengaku 'Tersesat' Tanpa Tuntunan Marc Marquez, Doakan Tak Absen Lagi
Otomotif 16 Desember 2021, 10:55
-
Marc Marquez Kehabisan Suara Gara-Gara Dukung Max Verstappen Juarai Formula 1 2021
Otomotif 13 Desember 2021, 16:10
-
Alex Marquez: Semoga Marc Pulih Agar Honda Tak 'Tersesat'
Otomotif 1 Desember 2021, 16:15
-
Fabio Quartararo: Gelar Saya Tetap 'Sah' Meski Marc Marquez Belum Pulih
Otomotif 30 November 2021, 15:25
-
Joan Mir: Marc Marquez Pasti Bisa Bangkit dari 2 Cedera Beratnya
Otomotif 24 November 2021, 15:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brentford vs Sunderland 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 14:37
-
Manchester United Diprediksi Gagal Menang di Kandang Burnley
Liga Inggris 7 Januari 2026, 14:33
-
Real Madrid Tunggu Tawaran di Kisaran Rp195 Miliar untuk Beknya
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:27
-
Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:18
-
Barcelona vs Athletic Club: 3 Topik Penting jelang Semifinal Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:11
-
Calon Nomor Punggung Joao Cancelo di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 12:42
-
Dua Pemain Binaan Persija Tampil Gemilang, Siap Tantang Persib
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 12:27
-
Prediksi Everton vs Wolves 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 12:13
-
Pelatih Top Liga Prancis Ini Masuk Bursa Manajer Baru Manchester United
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:53
-
Prediksi Crystal Palace vs Aston Villa 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:43
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR