
Bola.net - Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, sangat lega Miguel Oliveira dan Brad Binder tak gegabah melakukan negosiasi dengan tim lain usai keterpurukan dalam lima seri perdana MotoGP 2021. Kepada Autosport, Jumat (9/7/2021), Beirer mengaku sempat takut mereka bakal 'kabur' akibat performa RC16 yang jeblok.
Musim lalu, KTM sukses meraih delapan podium dan tiga kemenangan. Namun, performa mereka mendadak terjun bebas awal musim ini. Baik Oliveira maupun Binder sama-sama harus susah payah masuk 10 besar, dan hasil terbaik mereka dalam lima seri perdana hanyalah finis kelima lewat Binder di Portimao.
Namun, semua berubah drastis saat KTM membawa sasis anyar ke Mugello. Kedua rider ini langsung kompetitif, bahkan Oliveira meraih tiga podium beruntun, salah satunya merupakan kemenangan di Catalunya. Beirer senang kedua rider kelahiran 1995 ini sama-sama sabar menanti kebangkitan performa RC16.
Bakal Sulit Kalau Pembalap Gegabah

Beirer lega keduanya tak gegabah mencari tempat kosong di tim lain. Binder bahkan suka rela memperpanjang kontraknya sampai 2024, sementara Oliveira dipastikan sudah tanda tangan kontrak untuk 2022. "Pada masa sulit ini, mereka tak menggila. Mereka tak langsung bicara dengan tim atau pabrikan lain," ujar Beirer.
"Mereka percaya pada kami. Jika kami bilang pada mereka bahwa kami tak puas, kami berusaha memperbaikinya. Mereka pun tetap tenang dalam momen-momen ini dan ini sangat membantu kami. Jika para rider mulai berpikir gila dan gugup, jelas bakal lebih sulit," lanjut eks pembalap motocross asal Jerman ini.
Beirer juga menyatakan, para insinyur dan teknisinya yang ada di markas tentu sudah bekerja sangat keras demi merakit motor yang sangat kompetitif dan menyediakan perangkat-perangkat baru yang bisa mendukung kecepatan motor. Namun, menurutnya indikator paling penting adalah pembalap, yakni orang-orang yang ada di lintasan.
Takkan Ada Apa-apanya Tanpa Rider Fantastis
"Saya sangat senang bisa punya pembalap-pembalap yang berpikir dingin. Kami mengerjakan banyak perangkat utama berbeda pada motor kami, merakitnya sebagai satu paket. Saya tak tahu apakah lebih cepat 0,1 detik, 0,2 detik, 0,3 detik, atau menambah top speed. Tapi pembalap mengerahkan lebih besar dari ini," ungkap Beirer.
"Pembalap punya perasaan lebih baik, dan mereka terus berkembang. Menakjubkan melihat apa yang bisa mereka persembahkan usai kami mengalami kemajuan. Ini menunjukkan karakter sebuah tim: hanya satu tim yang bisa menang, tapi kami takkan ada apa-apanya tanpa rider-rider fantastis. Ukuran paling nyata adalah pada rider di lintasan," tutupnya.
Saat ini, Oliveira dan Binder tengah berada di peringkat 7 dan 9 pada klasemen pembalap, masing-masing dengan 85 dan 60 poin. Mereka pun akan kembali turun lintasan di kandang KTM dan Red Bull, yakni MotoGP Styria dan Austria yang digelar di Sirkuit Red Bull Ring, masing-masing pada 6-8 dan 13-15 Agustus.
Sumber: Autosport
Video: Angka Covid-19 Meningkat, Australia Batalkan MotoGP dan Formula 1
Baca Juga:
- Joan Mir: Penurunan Performa Suzuki Bukan Karena Ditinggal Davide Brivio
- Pengerjaan Sudah Capai 80%, Sirkuit Mandalika Siap Sambut WorldSBK 2021
- Sibuk di Tengah Liburan, Rider-Rider MotoGP Latihan Bareng di Catalunya
- Acosta Ingin Tiru 90% Kekuatan Marquez, Sisanya Tiru Stoner-Schwantz
- Honda Tegas Tidak 'Halu' Soal Performa Jeblok di MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jeblok di Awal 2021, KTM Lega Oliveira-Binder Tak Kebelet Pindah Tim
Otomotif 14 Juli 2021, 11:19
-
Rayu Miguel Oliveira, Tanda Yamaha Putus Asa Cari Pembalap Papan Atas?
Otomotif 5 Juli 2021, 09:15
-
Puas Meski Gagal Podium di Assen, Miguel Oliveira Puji Kinerja Dani Pedrosa
Otomotif 29 Juni 2021, 11:22
-
Miguel Oliveira Takjub Marc Marquez Bisa Kebal Ancaman di Sachsenring
Otomotif 22 Juni 2021, 10:52
-
Hasil FP2 MotoGP Sachsenring: Miguel Oliveira Bawa KTM Tercepat
Otomotif 18 Juni 2021, 20:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR