
Bola.net - - Pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Johann Zarco, akhirnya menanggapi kritikan-kritikan tajam yang diarahkan padanya, usai sulit tampil kompetitif dan meraih hasil baik di sepanjang pekan balap MotoGP Jerez, Spanyol akhir pekan lalu.
Zarco diketahui terjatuh pada sesi latihan bebas pertama dan kedua pada Jumat (3/5), dan terpergok marah besar dan frustrasi tak bisa tampil baik. Pada sesi balap, ia bahkan hanya mampu finis di posisi 14. Setelahnya ia pun mendapat kritikan tajam dari penggemar, sekaligus CEO KTM sendiri, Stefan Pierer.
Kepada Speedweek, Pierer melontarkan pujian kepada dua rider KTM lainnya, Pol Espargaro dan Miguel Oliveira, namun menyebut performa Zarco sebagai kekecewaan terbesar bagi timnya. Pria asal Austria ini bahkan mengaku 'sakit hati' melihat Zarco tak optimal membantu Espargaro mengembangkan RC16.
"Saya baru saja kembali dari Jerez. Usai balapan pada Minggu, saya uji coba pada Senin dan Selasa, dan saat pulang, saya lihat ada banyak hal yang dibicarakan di media sosial. Saya rasa ini wajar, karena saya sangat marah usai kecelakaan pada Jumat, dan saya mengatakan banyak hal buruk," ujar Zarco lewat Instagram.
Masih Percaya pada KTM

Meski frustrasi dan kecewa atas performa jebloknya, rider 28 tahun ini mengaku belum hilang rasa percaya pada KTM. Ia yakin Tim Oranye tersebut tengah bekerja keras membantunya untuk kembali bertarung di depan.
"KTM tengah bekerja sangat keras untuk meraih hasil baik, dan saya juga telah mengerahkan segalanya. Tapi hingga kini saya belum juga merasa nyaman. Jadi kami akan terus mencari beberapa peningkatan," ungkap juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini.
Jelang Le Mans, Dukung Quartararo
Kini, Zarco mempersiapkan diri dengan baik demi menghadapi seri kandangnya, MotoGP Prancis, yang digelar di Sirkuit Le Mans pada 17-19 Mei mendatang. Ia sendiri tak membidik target muluk, dan justru menjagokan rekan senegaranya, Fabio Quartararo yang gemilang di Jerez bersama Petronas Yamaha SRT.
"Saya siap menjalani MotoGP Prancis, dan saya harap bisa bekerja dengan baik. Di lain sisi, kini kita akan melihat rider Prancis baru, Fabio, yang saya yakini bakal tampil 'panas' dan ini bakal menyenangkan untuk para penggemar Prancis. Sampai jumpa!" tutupnya.
Saat ini, Zarco berada di peringkat 18 pada klasemen pebalap MotoGP dengan koleksi 7 poin, jumlah poin yang sama dengan rider Red Bull KTM Tech 3, Miguel Oliveira yang duduk satu peringkat lebih tinggi darinya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Johann Zarco Tanggapi Hujan Kritik Akibat Sulit Jinakkan KTM
Otomotif 10 Mei 2019, 14:00
-
CEO KTM 'Sakit Hati' Lihat Jebloknya Performa Zarco
Otomotif 9 Mei 2019, 10:35
-
KTM Uji Coba di Le Mans, Masih Tanpa Pedrosa
Otomotif 26 April 2019, 09:18
-
Espargaro: Zarco Rider Top, Hanya Butuh Waktu
Otomotif 10 April 2019, 12:25
-
Ducati Heran Zarco-Lorenzo Sulit Adaptasi Usai Tinggalkan Yamaha
Otomotif 7 April 2019, 09:15
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR