- Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo menyebut bahwa MotoGP Austria akhir pekan lalu merupakan salah satu pekan balap terbaiknya, mengingat ia sukses merebut kemenangan usai bertarung wheel-to-wheel dengan rider Repsol Honda, Marc Marquez. Hal ini ia sampaikan kepada GPOne.
Kemenangan ini juga merupakan kemenangannya yang ketiga di atas Desmosedici, dan Lorenzo merasa bahwa semua kerja kerasnya selama dua tahun belakangan benar-benar terbayar lunas, meski peluangnya meraih gelar tahun ini cukup tipis dan tahun depan ia akan berpindah tim.
"Entah apakah ketegangan balapan itu telah mengurangi beberapa tahun hidup saya, tapi yang jelas mengurangi beberapa bulan. Tapi semua sepadan. Kemenangan itu merupakan salah satu yang terbaik dalam karir saya, setara dengan kemenangan pertama saya bersama Ducati di Mugello. Sama-sama spesial," ungkapnya.
Ducatista Sejati

Por Fuera tak memungkiri masa-masa di Ducati merupakan momen tersulit dalam karirnya, namun ia yakin kemenangan adalah bukti ia telah berhasil melewati tantangan berat. "Hal tersulit bagi seorang olahragawan adalah mengubah diri dan belajar hal-hal berbeda. Bersama Ducati, saya nyaris wajib melakukannya, dan pada akhirnya saya berhasil," tuturnya.
Lorenzo, yang sejak awal merasa mendapat banyak dukungan dari petinggi, pekerja dan penggemar Ducati, mengaku bahwa Ducati akan selalu menjadi bagian dari dirinya. "Kerja sama ini akan saya ingat sebagai yang terkuat, dua tahun ambisius dengan banyak momen naik turun. Bagian dari hati saya akan selalu menjadi Ducatista," ujar lima kali juara dunia ini.
Pindah ke Honda

Pernyataan di atas disampaikan Lorenzo menyusul fakta bahwa dirinya akan pindah ke Repsol Honda musim depan, bertandem dengan Marquez. Ia pun mengaku tak gentar bertandem dengan rider 25 tahun tersebut. "Pada 2019 nanti, Marc akan punya keunggulan dari saya dalam perihal pengalaman, seperti Andrea Dovizioso pada 2017," pungkasnya. (gpo/dhy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Lorenzo: Hati Saya Akan Selalu Jadi Ducatista
Otomotif 14 Agustus 2018, 12:41
-
Ducati: MotoGP Austria Balapan Terbaik dalam Karir Lorenzo
Otomotif 14 Agustus 2018, 11:05
-
'Lorenzo Adalah Hadiah Besar dari Ducati untuk Honda'
Otomotif 13 Agustus 2018, 15:50
-
Bakal Setim Bareng Lorenzo, Marquez: Tak Ada Alasan Lagi
Otomotif 13 Agustus 2018, 11:15
-
Lorenzo: Rasanya Spesial Kalahkan Monster Seperti Marquez!
Otomotif 13 Agustus 2018, 10:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
-
Man United Cari Manajer Baru, Nama Eddie Howe Terus Disebut-sebut
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:58
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 19:39
-
Melihat Arsenal Frustrasi Ditahan Liverpool, Bukti Alotnya Perburuan Gelar!
Liga Inggris 9 Januari 2026, 19:31
-
Viktor Gyokeres Justru Jadi Tanda Tanya di Lini Depan Arsenal
Liga Inggris 9 Januari 2026, 18:57
-
2 Hal yang Bikin Milan Kehilangan Poin Lawan Genoa: Blunder dan Kurang Sabar
Liga Italia 9 Januari 2026, 18:15
-
FIFA Gandeng TikTok, Konten Live Piala Dunia 2026 Hadir dan Bisa Diakses Langsung
Piala Dunia 9 Januari 2026, 17:58
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52


























KOMENTAR