
Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha sekaligus 9 kali juara dunia, Valentino Rossi, sangat identik dengan kampung halamannya di Tavullia, Italia. Kota kecil di Italia, yang letaknya tak jauh dari Sirkuit Misano tersebut, mendunia tak lepas berkat sosok The Doctor.
Rossi sampai saat ini masih bermukim di kampung halamannya itu bersama dengan keluarganya. Karier Rossi juga tak bisa dipisahkan dari Tavullia. Selain kota yang penting bagi Rossi, Tavullia juga punya sejarah penting bagi sang ayah, Graziano Rossi.
Graziano merayakan tiga kemenangan di GP250 1979 di sana. Setelah itu, dia mulai mempromosikan karier sang anak. Popularitas keluarga Rossi di Tavullia tak perlu diragukan, terutama setelah Valentino menjelma jadi legenda hidup MotoGP.
Bahkan, bisa dibilang Valentino Rossi merupakan nadi utama kota Tavullia. Tanpa Rossi, Tavullia tentu akan jadi kota yang berbeda dibanding saat ini. Berikut ini fakta-fakta unik tentang Tavullia yang membuktikan kepopuleran Valentino Rossi di kota tersebut.
Motor Ranch

Rossi diketahui memiliki flat track pribadi bernama Motor Ranch di Tavullia. Ranch tersebut tentu saja tak hanya digunakan untuk beternak dan bercocok tanam, tapi menjadi kandang sekitar 100 motor offroad.
Rossi berlatih di Ranch setiap Rabu dan Sabtu bersama anggota VR46 Academy. Mayoritas para pebalap tersebut menggunakan motor untuk dirt track bermesin 450cc. Ranch tersebut terbukti telah melahirkan banyak pebalap hebat, di antaranya Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia yang telah tampil di MotoGP.
Kantor Pusat Fanclub Rossi

Di sebuah bangunan tambahan gereja di Tavullia, terdapat kantor pusat fanclub Rossi yang paling tersohor di dunia. Fans fanatik The Doctor bakal sangat mudah ditemui di sana.
Di kantor pusat fan club tersebut tersedia berbagai merchandise Rossi yang dapat dibeli. Yang menarik, ada juga baju balap dan motor balap di sana.
Rossi juga berencana segera membuka museum di Tavullia, seperti yang telah dilakukan Marc Marquez di Cervera dan Jorge Lorenzo di Andorra.
Kepopuleran Nomor 46

Jika berkunjung ke Tavullia, pengunjung dapat dengan mudah menjumpai nomor 46. Di setiap pagar, pohon, rumah, mobil, bahkan gereja dipenuhi dengan bendera, stiker, umbul-umbul, dan poster dengan nomor 46.
Di Tavullia juga ada Bar Sport, yang menjual berbagai makanan dan minuman dengan nomor 46. Pengelola menyediakan cappucccino bernomor 46, ada juga anggur Rossi, dan juga pizza Rossi.
Kecepatan 46 Km/Jam

Masih tentang kepopuleran nomor 46 yang sangat identik dengan Rossi. Bahkan, kecepatan berkendara di Tavullia juga disangkutpautkan dengan nomor keramat tersebut.
Saat memasuki kota Tavullia, Anda akan melihat tanda nama kota dan nomor 46. Nomor 46 itu menandakan pengendara motor atau mobil hanya boleh memacu kecepatan hingga batas 46 km/jam.
Namun, sepertinya tak ada seorang pun yang ditilang dan mendapat hukuman gara-gara melanggar batas kecepatan tersebut.
Lonceng Gereja Saat Balapan MotoGP

Ada satu fakta unik tentang Tavullia yang mungkin tak akan didapati di kota lain di seluruh dunia. Seorang pastur yang sudah berusia lanjut di Tavullia akan membiarkan lonceng gereja berbunyi setiap kali Rossi menjalani balapan.
Ritual tersebut tetap dilakukan meskipun Rossi sedang menjalani balapan MotoGP di luar negeri, seperti Australia. Padahal jika balapan di Australia, maka Tavullia masih tengah malam. Jadi, saat Rossi membalap di mana pun, lonceng gereja akan selalu dibunyikan.
Berbagai Merek Barang Beraroma Rossi

Jangan kaget jika Anda ke Tavullia dan menjumpai berbagai barang bermerek nama Rossi di supermarket-supermarket di sana. Ada roti, pasta, hingga sampo yang menggunakan merek nama pembalap yang kini membela Monster Energy Yamaha itu.
Disadur dari: Bola.com/Penulis: Yus Mei Sawitri/Editor: Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 25 Oktober 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengenal Tavullia, Kota Kecil yang Dicintai Valentino Rossi
Otomotif 25 Oktober 2019, 16:46
-
Suka Duka Valentino Rossi, Sempat Risih Jadi Atlet Populer
Otomotif 25 Oktober 2019, 13:10
-
400 Start, Valentino Rossi: Balap Motor Bagian Terbesar Hidup Saya
Otomotif 25 Oktober 2019, 11:37
-
Valentino Rossi Masih Ingin Lawan Luca Marini di MotoGP
Otomotif 24 Oktober 2019, 15:35
-
Inilah Wejangan Para Rider MotoGP untuk Iker Lecuona
Otomotif 24 Oktober 2019, 14:46
LATEST UPDATE
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR