
Bola.net - - Sebagai kejuaraan balap motor terakbar dan menjunjung tinggi tingkat keselamatan, MotoGP tampaknya malah punya rencana menggelar balapan di sirkuit jalanan, tepatnya di tengah kota. Hal ini disampaikan CEO Dorna Sports selaku promotor MotoGP, Carmelo Ezpeleta kepada Expansion. Masuk akalkah ide Ezpeleta ini?
Tingkat keselamatan yang dituntut di MotoGP jelas tak bisa disamakan dengan tingkat keselamatan Formula 1, yang beberapa balapannya justru digelar di sirkuit jalanan yang sempit. Sirkuit balap motor, terutama sirkuit penyelenggara MotoGP, jelas punya tuntutan yang lebih banyak.
Tuntutan-tuntutan utama di antaranya adalah trek yang cukup lebar, pagar atau tembok pembatas yang tak terlalu dekat dengan trek, dan yang terpenting, adalah area run-off yang cukup lebar. Nah, asal sirkuit jalanan ini mampu memenuhi tuntutan-tuntutan utama tersebut, menggelar MotoGP di tengah kota bukanlah hal mustahil.
Meski begitu, tentu masalahnya tak semudah itu. Sesuai aturan, seluruh sirkuit MotoGP harus lolos homologasi sirkuit Grade A dari Federasi Balap Motor Internasional (FIM). "Ada kemungkinan menggelar MotoGP di sirkuit jalanan. Ada proyek solid di kota yang hangat," ujar Ezpeleta tanpa menyebutkan nama kota yang dimaksud.
"Secara teori, trek lurusnya nanti merupakan lintasan jalanan dan paddock-nya akan berada di dalam ruangan, menjadi satu di exhibition center. Lintasan itu nantinya bisa dijadikan lintasan balap, dan di sisa tahun bisa dipakai untuk apa saja," ungkapnya.
Soal penyelenggaraan MotoGP secara umum, Ezpeleta juga menyatakan sudah begitu banyak negara yang 'antri' ingin menggelar balapan tersebut. "Saat ini ada delapan negara yang terdaftar ingin menggelar balapan, tapi kami tidak bisa menggelar 26 balapan (per musim)," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MotoGP Digelar di Sirkuit Jalanan, Masuk Akalkah?
Otomotif 20 Januari 2018, 10:15
-
Para Rider MotoGP Ungkapkan Simpati untuk Folger
Otomotif 19 Januari 2018, 14:00
-
Ducati Angkat Bicara Soal Gosip Bagnaia ke Pramac
Otomotif 16 Januari 2018, 14:00
-
7 Kemiripan Debut Gemilang Zarco-Spies di MotoGP
Otomotif 15 Januari 2018, 15:30
-
Pramac dan Ducati Dekati Anak Didik Valentino Rossi
Otomotif 15 Januari 2018, 09:05
LATEST UPDATE
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58

























KOMENTAR