
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis blak-blakan membeberkan latar belakang pihaknya memutuskan tak lagi meletakkan Valentino Rossi di Monster Energy Yamaha pada 2021. Hal ini ia sampaikan dalam jumpa pers di Sepang, Malaysia, Kamis (6/2/2020).
Pekan lalu, Yamaha memang mengumumkan Fabio Quartararo sebagai pengganti Rossi pada 2021, namun uniknya pengumuman tersebut tak berarti The Doctor bakal pensiun. Rossi diketahui meminta waktu untuk mengevaluasi performa pada 7-8 seri pertama 2020.
Jika tak kompetitif, ia bakal pensiun. Namun jika masih garang, ia akan membela Petronas Yamaha SRT. Jarvis pun menyatakan, bahwa keputusan Rossi ini sangat berpengaruh pada masa depan kerja sama dengan Vinales dan Quartararo.
Rossi Orang Pertama yang Diajak Diskusi
"Pertama, kami berdiskusi dengan Vale untuk memahami pemikirannya soal masa setelah 2020. Vale pun bilang masih butuh waktu demi melihat apakah performanya masih kompetitif untuk musim 2021," ungkap Jarvis dalam jumpa pers yang juga dihadiri Rossi tersebut.
Pria asal Inggris ini pun tak malu-malu menyatakan bahwa pihaknya tak bisa menunggu Rossi terlalu lama. Atas alasan ini, Yamaha dan Rossi sepakat untuk mengambil langkah lain yang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak.
"Menunggu Vale berisiko membuat kami kehilangan beberapa rider muda kami. Kami pun ambil kesempatan mem-'booking' dua pebalap termuda yang kami punya untuk 2021 dan 2022. Jadi inilah latar belakang keputusan kami dengan Vale," ungkapnya.
Alasan Rilis Pengumuman Begitu Dini
Jarvis juga membela keputusan Yamaha untuk merilis semua pengumuman programnya begitu dini tahun ini. Menurutnya, langkah ini sangat krusial, agar Vinales, Rossi, Quartararo, dan bahkan test rider baru mereka, Jorge Lorenzo, bisa benar-benar fokus pada 2020.
"Kami merilis pengumuman begitu dini agar bisa benar-benar berkomitmen untuk 2020. Kami akan mendukung Maverick, yang tahun lalu mengalami peningkatan. Kami juga berharap banyak kepada Vale. Performa motor kami tahun ini harusnya bisa membantunya kembali bertarung," tutupnya.
Seluruh rider Yamaha, termasuk Lorenzo akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim MotoGP Sepang, Malaysia, pada 7-9 Februari mendatang.
Baca Juga:
- Petronas Yamaha SRT Resmi Luncurkan Skuad MotoGP 2020
- Monster Energy Yamaha Luncurkan Skuad MotoGP 2020, Lorenzo Juga Hadir
- Bukan Lagi Debutan, Joan Mir Tetap Belajar di MotoGP 2020
- Pakai Corak Baru, Alex Rins Tekad Tambah Kemenangan di MotoGP 2020
- Galeri Foto: Sambut MotoGP 2020, Suzuki Ecstar Diresmikan di Sepang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabio Quartararo Diremehkan, Valentino Rossi Membela
Otomotif 6 Februari 2020, 21:10
-
Valentino Rossi Akui Paksa Yamaha Gaet Jorge Lorenzo
Otomotif 6 Februari 2020, 21:00
-
Galeri Foto: Monster Energy Yamaha Resmi Diluncurkan di Sepang
Open Play 6 Februari 2020, 20:40
-
Valentino Rossi: Tinggalkan Tim Pabrikan Bukan Keputusan Sulit
Otomotif 6 Februari 2020, 19:30
-
Ogah Kehilangan Vinales-Quartararo, Alasan Yamaha 'Depak' Rossi
Otomotif 6 Februari 2020, 18:12
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR