
Bola.net - Menjadi tamu kehormatan MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, 15 kali juara dunia, Giacomo Agostini, pun menyaksikan serunya balapan pada Minggu (27/10/2019), sekaligus mengamati performa Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) dan Jorge Lorenzo (Repsol Honda).
Rossi melakukan start dengan sangat baik dan sempat memimpin balapan selama tiga lap pertama. Sayangnya, ia harus puas finis kedelapan, usai bertarung sengit dengan delapan pebalap lainnya. Kepada La Gazzetta dello Sport, Agostini pun yakin Rossi harus segera memutuskan kapan akan pensiun.
"Melihat apa saja yang sudah diraih Vale, ia bisa dan harus menentukan kapan pensiun. Jika Anda bertanya apa yang akan saya lakukan, jelas pemikirannya akan berbeda. Saat saya mulai sulit menang, mereka bilang saya sudah habis, dan saya merasa direndahkan," ujarnya.
Bikin Orang Pindah Kewarganegaraan
Agostini, yang pensiun di usia 35 tahun pada 1977, mengaku hal yang membuatnya tetap balapan tak hanya kepuasan diri saat meraih kemenangan, melainkan juga kebahagiaan penggemar. Atas alasan ini, ia pun sangat sedih ketika sulit meraih kemenangan dan akhirnya memutuskan gantung helm.
"Ada imigran dari Belgia yang bercerita, usai saya menang, mereka pindah kewarganegaraan menjadi kewarganegaraan saya dan bangga jadi orang Italia. Saat pensiun, saya menangis karena meninggalkan 'kekasih' saya. Keputusan saya diambil berdasarkan hasil, meski saya yakin masih bisa tampil kuat," kisahnya.
Opini Soal Lorenzo dan Honda
Saat Rossi bikin orang bertanya-tanya kapan akan pensiun, di lain sisi Lorenzo yang berusia 32 tahun justru digosipkan pensiun akhir musim ini karena sulit beradaptasi dengan Honda, dan belum juga meraih hasil baik. Dalam empat seri terakhir, ia bahkan gagal meraih poin. Agostini pun sangat prihatin pada lima kali juara dunia itu.
"Melihat Jorge seperti ini membuat saya iba padanya, tapi juga untuk Honda. Jika pada akhir musim ini mereka tak membaik, entah apa bagus untuk melanjutkan kerja sama. Membela Honda adalah sebuah kehormatan, tapi punya Jorge juga sebuah kebanggaan. Semoga ia bisa mencari mentalitas yang cocok dengan apa yang ia butuhkan," tutup Agostini.
Rossi dan Lorenzo akan kembali bertemu di lintasan dalam pekan balap MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang akhir pekan ini. Tahun lalu, Rossi memimpin balapan selama 15 lap, sebelum terjatuh dan hanya finis ke-18. Lorenzo sendiri absen karena cedera kaki dan pergelangan tangan.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Rossi Harus Tentukan Kapan Pensiun, Lorenzo Harus Bangkit'
Otomotif 29 Oktober 2019, 15:40
-
Jorge Lorenzo Soal Valentino Rossi: Saat Setim, Kamilah yang Terbaik
Otomotif 29 Oktober 2019, 10:20
-
Valentino Rossi Emosional Sempat Pimpin MotoGP Australia
Otomotif 28 Oktober 2019, 10:20
-
Mengenal Tavullia, Kota Kecil yang Dicintai Valentino Rossi
Otomotif 25 Oktober 2019, 16:46
-
Suka Duka Valentino Rossi, Sempat Risih Jadi Atlet Populer
Otomotif 25 Oktober 2019, 13:10
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR