Kecemerlangan Rui Costa dalam mengatur serangan sejatinya sudah terlihat lama semenjak ia memperkuat akademi , di mana legenda Timnas Portugal dan Benfica, Eusebio dibuat terpukau oleh bakat alami Costa. Di tahun ketiganya bersama tim senior Benfica, ia mendapat promosi untuk masuk ke Timnas Portugal, di mana pelatih Carlos Queiroz menyadari bakat besarnya. Namun hanya empat tahun berkarir, di Benfica ia harus dijual ke Fiorentina dengan nilai sebesar €6 Juta, yang pada saat itu dinilai sangat besar untuk transfer pemain berusia 21 tahun.
Besarnya nilai transfer Costa ini sempat membuat publik Portugal meragukan apakah Costa mampu mengatasi tekanan nilai transfernya. Karir Costa di Timnas Portugal juga sempat diragukan setelah terjadi pergantian pada posisi pelatih kepala, di mana Carlos Quieroz digantikan Nelo Vingada yang kemudian digantikan Antonio Oliviera hanya dalam jangka waktu setahun. Costa membungkam semua keraguan tersebut dengan penampilan apiknya di Fiorentina, di mana di musim perdananya bersama La Viola ia tampil sebanyak 35 kali dengan menyarangkan 9 gol. Berkat konsistensinya bersama La Viola, semua pelatih Timnas Portugal tersebut memasukkan nama Rui Costa ke dalam skuat mereka.
Momen pembuktian sebenarnya dari Rui Costa terjadi saat ia membawa Portugal lolos ke Euro 96, setelah ia menyumbangkan empat gol di babak kualifikasi bagi Seleccao. Di putaran final Euro 96 di Inggris, Costa juga tampil bersinar. Meski ia tidak membuat satu pun gol di ajang empat tahunan tersebut, namun Costa yang selalu tampil starter di babak grup tampil cemerlang sehingga Portugal keluar sebagai juara grup D, mengalahkan , Denmark dan .
Namun sayang di babak perempat final, Rui Costa tidak mampu berbuat banyak saat Seleccao dikalahkan oleh Republik Ceko berkat gol semata wayang Karel Poborsky ke gawang Vitor Baia. Meski tersingkir di babak perempat final, Dunia khususnya UEFA mengakui bakat besar Costa, di mana ia yang saat itu berusia 24 tahun dinobatkan masuk ke dalam EURO 96 Team of Tournament bersama nama-nama besar seperti Paul Gascoigne, Didier Deschamps, Paolo Maldini, dan Alan Shearer.[initial]
Baca Juga:
- Clarence Seedorf, Kambing Hitam Kegagalan Belanda di Euro 1996
- Euro 1992: Debut Sang Bad Boy Jerman, Stefan Effenberg
- Inilah David Platt, Satu-Satunya Pemain Inggris Yang Mencetak Gol di Euro 1992
- Aime Jacquet, Pria Yang Berhasil Mencegah Laurent Blanc Pensiun Dini
- Euro 1992: Sensasi Penyerang Muda Ajax Amsterdam, Dennis Bergkamp
- Henrik Larsen, Pemain Cadangan Yang Jadi Top Scorer Euro 1992
(bola/dub)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Duo Milan Berebut Bintang Timnas Rumania
Liga Italia 10 Mei 2016, 21:10
-
Gattuso: Milan, Ibrahimovic Benci Kekalahan
Liga Italia 10 Mei 2016, 14:47
-
Fatih Terim, Pelatih Timnas Turki Tiga Generasi
Piala Eropa 10 Mei 2016, 13:19
-
Euro 96: Momen Pembuktian Rui Costa
Piala Eropa 10 Mei 2016, 11:44
-
Lichtsteiner: AC Milan Bukan Lawan Mudah
Liga Italia 9 Mei 2016, 21:16
LATEST UPDATE
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR