Kemenangan ini tidak lepas dari pembenahan yang dilakukan oleh pelatih Bonsu Hasibuan. Menurunkan Dimas, Nico Pernando, Sendi, dan Ujang Yakub pada posisi kiper, tim Indonesia langsung menekan. Mereka tidak mau kecolongan di menit-menit awal sehingga langsung berupaya menyerang.
Tendangan para pemain Indonesia sempat tiga kali membentur tiang. Dimas yang bermain di bagian depan bersama Nico berkali-kali saling mengoperkan bola sehingga bisa membuka ruang untuk melepaskan tembakan ke arah gawang.
Strategi itu berjalan efektif. Dimas membuka keunggulan buat Indonesia lewat sebuah placing-nya. 1-0 untuk Indonesia. Namun gol itu langsung dibalas oleh Lithuania. Kedudukan imbang 1-1.
Namun selepas Dimas menyarangkan gol keduanya, serangan Lithuania terasa mengendur. Hasilnya Indonesia unggul 5-1 pada tujuh menit pertama.
Memasuki babak kedua, Dimas kembali menambah pundi-pundi gol Indonesia menjadi 6-1. Selisih lima angka ini dimanfaatkan oleh Bonsu untuk merotasi pemainnya. Dia memasukkan Riki Irawan, Ahmad Faizin, Mifta Sano, dan I Wayan Arya Renawa secara bergantian.
Rotasi ini agar semua pemain punya pengalaman yang sama di lapangan. Apalagi, permainan Lithuania yang cukup ngotot bisa memberikan pelajaran buat semua pemain Indonesia.
Gol ke-tujuh buat Indonesia dicatat oleh Nico Pernando yang berasal dari Jawa Barat. Meski terus kebobolan, Lithuania tidak mengendorkan serangannya. Kiper Indonesia, Ujang Yakub berkali-kali jatuh bangun mengamankan jalanya. Tiga menit menjelang waktu berakhir, Indonesia menambah gol dari Sendi dan Riki.
Lithuania juga tidak mau ketinggalan. Mereka berhasil menyarangkan dua gol pada detik-detik terakhir pertandingan. Kemenangan ini membuat Indonesia meraih tiga poin sebagai bekal mengarungi empat pertandingan ke depan.
Selepas Lithuania, masih ada Costa Rica, Italia, Rusia, dan tuan rumah Polandia. Hasi pertandingan lainnya, Costa Rica mengalahkan Rusia dengan skor 4-2.
“Tidak ada jalan lain, harus menang terus,” ujar Bonsu mengomentari hasil dalam grup tersebut.
Menurut dia, para pemain Indonesia masih harus tampil konsisten dalam menyerang dan bertahan sekaligus. Meski terbilang baik dalam serangan, sambung Bonsu, akan percuma apabila tidak bisa melakukan tekanan sejak dari garis pertahanan.
Homeless World Cup adalah sebuah kompetisi street soccer tingkat dunia yang diikuti oleh 64 negara. Para peserta di pertandingan ini adalah orang-orang dengan beragam latar belakang yang terkait isu tuna wisma atau kalangan marjinal secara sosial.
Kompetisi ini memungkinkan setiap peserta merasakan dan menikmati sensasi bermain bola untuk merubah hidupnya. Kesempatan itu hanya datang satu kali seumur hidup. Homeless World Cup pertama kali digelar pada tahun 2003 silam dan sudah memberikan kesempatan untuk merubah hidup kepada ribuan orang. (prl/dzi)
Indonesia vs Lithuania

Indonesia vs Lithuania

Pemain Indonesia Dimas Saputra Ramadhan (kiri) berusaha memainkan bola ke dinding saat menghadapi Lithuania dalam babak dua kualifikasi grup D Homeless World Cup 2013 di Danau Malta, Poznan, Polandia, Rabu (14/8). Indonesia menang dengan skor akhir 9-2 (5-1).
Indonesia vs Lithuania

Pemain Indonesia, Riki Irawan (kanan) menahan laju pemain Lithuania dalam babak dua kualifikasi grup D Homeless World Cup 2013 di Danau Malta, Poznan, Polandia, Rabu (14/8). Indonesia menang dengan skor akhir 9-2 (5-1).
Indonesia vs Lithuania

Para pemain Indonesia dan Lithuania memberikan salam penghormatan dan persahabatan usai melakukan laga pada babak dua kualifikasi grup D Homeless World Cup 2013 di Danau Malta, Poznan, Polandia, Rabu (14/8). Indonesia menang dengan skor akhir 9-2 (5-1).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Indonesia Kalahkan Lithuania 9-3
Bola Indonesia 14 Agustus 2013, 20:31
-
Indonesia Berpeluang Juara Grup G Homeless World Cup 2013
Bola Indonesia 13 Agustus 2013, 20:45
-
Indonesia Targetkan Kemenangan Atas India
Bola Indonesia 13 Agustus 2013, 18:00
-
Indonesia Kalah Oleh Argentina Lewat Penalti
Bola Indonesia 12 Agustus 2013, 20:54
-
Tim Homeless Indonesia Lolos Rintangan Pertama
Bola Indonesia 12 Agustus 2013, 09:39
LATEST UPDATE
-
Hasil PSG vs Monaco: Gagal Menang, Les Parisiens Tetap Lolos ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:23
-
Hasil Al Najma vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo 1 Gol & 1 Assist, Al Alami ke Pucuk Klasemen
Asia 26 Februari 2026, 04:34
-
Man of the Match Atalanta vs Dortmund: Davide Zappacosta
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:31
-
Hasil Atalanta vs Dortmund: Comeback Spektakuler, La Dea Melaju ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:01
-
Tak Cuma Satu, Man United Siap Bajak Dua Bintang Nottingham Forest Sekaligus!
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:31
-
Manchester United Siap Lahir Batin Jual Andre Onana
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:22
-
Wonderkid Ini Sebut Bruno Fernandes Mentor Terbaiknya di Manchester United
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:13
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58





















KOMENTAR