Bola.net - PSIS meradang dengan putusan Komisi Disiplin PSSI terkait kasus 'sepakbola gajah'. Mereka merasa diperlakukan tidak adil terkait hukuman yang dijatuhkan Komdis, terutama lolosnya Manajer PSS Sleman, Supardjiono dari hukuman.
"Komdis PSSI tidak fair dalam menjatuhkan hukuman," ujar Manajer PSIS Semarang, Wahyu Winarto, pada Bola.net.
"Itu Manajer Sleman kita tahu persis ada di lapangan. Kenapa bisa tidak dihukum? Ada apa dengan Komdis?" sambung pria yang dihukum denda Rp 200 juta dan seumur hidup tak boleh berkecimpung di sepakbola Indonesia ini.
Sebelumnya, Komdis PSSI membuat kejutan dengan memutuskan Supardjiono bebas dari sanksi. Menurut Ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan, Parji mengaku sedang tidak berada di lapangan ketika dagelan lima gol bunuh diri ini berlangsung.
Sebelumnya, lima gol bunuh diri tercipta pada Babak Delapan Besar Grup 1 Divisi Utama antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang di Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Minggu (26/10). Laga tersebut berakhir dengan kemenangan PSS Sleman dengan skor 3-2.
Pada laga tersebut, PSIS sempat unggul dua gol melalui gol-gol bunuh diri Agus Setyawan dan Hermawan Putra Jati. Namun, seolah ogah menang, Laskar Mahesa Jenar membalas mencetak tiga gol bunuh diri yang memberi kemenangan pada PSS Sleman. Dua gol bunuh diri PSIS dilakukan Komaedi pada menit 90 dan 91. Sebelumnya, pada menit 89, M. Fadli membobol gawang timnya sendiri.
Menyusul insiden tersebut, Kamis (20/11), Komdis PSSI mengumumkan hasil investigasi sepakbola gajah antara PSIS Semarang dan PSS Sleman. Dari hasil investigasi mereka, lembaga yang dipimpin Hinca Panjaitan ini menjatuhkan sanksi berat pada kedua tim tersebut. [initial]
(den/pra)
"Komdis PSSI tidak fair dalam menjatuhkan hukuman," ujar Manajer PSIS Semarang, Wahyu Winarto, pada Bola.net.
"Itu Manajer Sleman kita tahu persis ada di lapangan. Kenapa bisa tidak dihukum? Ada apa dengan Komdis?" sambung pria yang dihukum denda Rp 200 juta dan seumur hidup tak boleh berkecimpung di sepakbola Indonesia ini.
Sebelumnya, Komdis PSSI membuat kejutan dengan memutuskan Supardjiono bebas dari sanksi. Menurut Ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan, Parji mengaku sedang tidak berada di lapangan ketika dagelan lima gol bunuh diri ini berlangsung.
Sebelumnya, lima gol bunuh diri tercipta pada Babak Delapan Besar Grup 1 Divisi Utama antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang di Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Minggu (26/10). Laga tersebut berakhir dengan kemenangan PSS Sleman dengan skor 3-2.
Pada laga tersebut, PSIS sempat unggul dua gol melalui gol-gol bunuh diri Agus Setyawan dan Hermawan Putra Jati. Namun, seolah ogah menang, Laskar Mahesa Jenar membalas mencetak tiga gol bunuh diri yang memberi kemenangan pada PSS Sleman. Dua gol bunuh diri PSIS dilakukan Komaedi pada menit 90 dan 91. Sebelumnya, pada menit 89, M. Fadli membobol gawang timnya sendiri.
Menyusul insiden tersebut, Kamis (20/11), Komdis PSSI mengumumkan hasil investigasi sepakbola gajah antara PSIS Semarang dan PSS Sleman. Dari hasil investigasi mereka, lembaga yang dipimpin Hinca Panjaitan ini menjatuhkan sanksi berat pada kedua tim tersebut. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Banding Kasus 'Sepakbola Gajah' Ditolak, PSIS Ajukan PK
- Slemania Tuding PSSI Buat Skenario Besar Terkait Sepakbola Gajah
- Ramai-ramai Beri Dukungan Untuk Herry Kiswanto
- PSIS Ajukan Banding Sanksi Komisi Disiplin PSSI
- Ihwal Sanksi PSSI, PSIS Semarang Disarankan Banding
- 'Tuduhan Komdis PSSI Pada PSIS Tak Benar'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Indonesia 11 Desember 2014, 14:54

-
Banding Kasus 'Sepakbola Gajah' Ditolak, PSIS Ajukan PK
Bola Indonesia 11 Desember 2014, 12:37
-
Slemania Tuding PSSI Buat Skenario Besar Terkait Sepakbola Gajah
Bola Indonesia 10 Desember 2014, 18:19
-
Ramai-ramai Beri Dukungan Untuk Herry Kiswanto
Bola Indonesia 1 Desember 2014, 22:04
-
PSIS Ajukan Banding Sanksi Komisi Disiplin PSSI
Bola Indonesia 29 November 2014, 19:17
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
-
Mantap! Como Segera Datangkan Mantan Bek Manchester United
Liga Italia 23 Agustus 2026, 18:30
-
Absen Lawan Hull City, Seberapa Parah Cedera Amad Diallo?
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 18:00
-
Bawa Real Madrid Bekuk Espanyol, Jose Mourinho Sanjung Habis Carlos Espi
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 17:30
-
Gabung MU, Ini Nomor Punggung yang Bisa Dikenakan Carlos Baleba
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 17:00
-
Kabar Baik MU! Carlos Baleba Sudah Lolos Tes Medis dan Teken Kontrak!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 16:37
-
Link Streaming Torino vs Milan - Senin 24 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:54
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR