Bola.net - - Sejak MotoGP Argentina akhir pekan lalu, Jorge Lorenzo yang saat ini belum juga menemukan kecocokan Ducati Desmosedici, justru santer dikabarkan tengah didekati Suzuki Ecstar untuk musim depan. Meski begitu Lorenzo menegaskan bahwa ia masih punya obsesi untuk menang dan juara bersama Ducati Corse.
Usai sembilan musim membela Yamaha, Lorenzo bergabung dengan Ducati sejak awal 2017. Sejak pertengahan musim lalu, ia terus mengalami peningkatan, namun kembali turun di dua seri pertama musim ini. Hingga kini, ia masih mengalami paceklik kemenangan, dan baru merebut tiga podium.
"Menang bersama Ducati adalah obsesi, dan itulah alasan awal musim ini saya menjalani persiapan berbeda. Saya mengikuti pola diet ketat, menambah jam latihan di setiap pekan karena saya ingin menang. Saat ini, usaha saya belum berpengaruh untuk meraih hasil baik, tapi saya tak ragu ini akan terwujud, cepat atau lambat. Ini hanya soal waktu," ujarnya kepada Marca.
Por Fuera pun ingin mengulang prestasinya seperti saat masih di Yamaha, di mana ia merebut tiga gelar dunia. "Sudah jelas kombinasi Lorenzo-Yamaha telah meraih banyak hasil fantastis, kemenangan dan gelar dunia. Tapi saya ingin memenuhi obsesi saya sekarang, yakni meraih banyak kemenangan bersama Ducati, dan bila mungkin, juga merebut gelar," lanjutnya.
Meski gagal finis di Qatar dan hanya mampu finis di posisi 15 di Argentina, Lorenzo pun memilih untuk tetap berpikir positif. Ia pun menatap MotoGP Austin, Texas pada 20-22 April mendatang dengan optimisme.
"Selama ini kami mendapat bad luck, tapi kapan pun, bahkan di Austin, bisa saja situasi jadi berbalik. Mungkin saja saya ikut memperebutkan podium. Kami masih harus pergi ke sirkuit yang cocok untuk Ducati dan gaya balap saya demi meraih kemenangan," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Tak Masalah dengan Dovi, Lorenzo Tetap di Ducati Saja'
Otomotif 13 April 2018, 15:25
-
Lorenzo Ingin MotoGP Tegas, Sebut Rossi 'Cerdas'
Otomotif 13 April 2018, 12:00
-
Lorenzo: Menang Bareng Ducati Adalah Obsesi!
Otomotif 13 April 2018, 10:45
-
Lorenzo: Kontroversi Marquez vs Rossi Bakal Awet Selamanya
Otomotif 13 April 2018, 09:30
-
Sulit di Ducati, Akankah Jorge Lorenzo ke Suzuki?
Otomotif 12 April 2018, 09:00
LATEST UPDATE
-
Kandasnya Perlawanan Inter Milan
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:11
-
Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:59
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:57
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:28
-
Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Newcastle vs Qarabag: Sandro Tonali
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:19
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR