
Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, sekali lagi membantah bahwa dirinya merupakan rider nomor satu di pabrikan Garpu Tala, dan menegaskan bahwa komentar dan masukan sang tandem, Valentino Rossi, juga didengarkan dengan baik.
Usai memenangi balapan di MotoGP Belanda dua pekan lalu, Vinales menyatakan bahwa hasil gemilang tersebut takkan otomatis menjadikannya rider nomor satu di Yamaha. Top Gun bahkan yakin ia takkan bisa mengambil alih status Rossi sebagai sosok paling berpengaruh di Yamaha.
Dalam balapan di Sachsenring, Jerman akhir pekan lalu, Vinales pun finis kedua, lagi-lagi menjadi rider terbaik Yamaha, mengingat Rossi hanya finis di posisi 8, Franco Morbidelli di posisi 9, dan Fabio Quartararo gagal finis untuk pertama kalinya.
Hasil ini bahkan membuat Vinales mengambil alih peringkat 5 pada klasemen pebalap dari genggaman Rossi. Mengoleksi 85 poin, kini juara dunia Moto3 2013 tersebut unggul 5 poin dari The Doctor.
Bukan Referensi Utama di Yamaha
Meski begitu, Vinales menyatakan ia bukanlah referensi utama di Yamaha. Ia menyebut semua rider diperlakukan setara, dan seluruh masukan Rossi juga didengarkan demi pengembangan serta perbaikan performa YZR-M1 yang terpuruk selama 2 tahun terakhir.
"Sudah jelas bagi saya, dan saya sudah bilang di Assen, bahwa Yamaha bekerja untuk kedua ridernya, menuju arah yang disukai semua orang. Sudah jelas memang lebih baik tim bekerja ke arah yang sama. Komentar saya dan Vale sangat mirip," ungkap Vinales kepada Marca.
Nantikan Motor Baru di Brno
Meski begitu, rider Spanyol ini tak bisa menutupi rasa senangnya karena akhirnya mampu membawa M1 kembali meraih hasil menjanjikan. Kini ia pun siap menjajal M1 versi 2020 yang akan ia kendarai untuk pertama kali dalam uji coba pascabalap di Brno, Ceko, pad 5 Agustus mendatang.
"Tentu saya sangat senang bisa menjadi rider terbaik Yamaha. Kami mampu mengeluarkan seluruh potensi motor. Pada Senin di Brno, motor baru akan datang, kita lihat saja nanti. Tapi kami akan fokus pada balapan, memperbaiki motor tahun ini demi lebih siap menghadapi tahun depan," pungkasnya.
Selain menang di Assen dan finis kedua di Sachsenring, Vinales juga sukses meraih podium di Jerez, Spanyol usai finis ketiga. Sayangnya, ia mengalami tiga kali gagal finis pada awal musim ini, yang ketiganya terjadi akibat tertabrak pebalap lain.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marquez: Quartararo Sukses Bikin 'Panas' Vinales dan Rossi
Otomotif 10 Juli 2019, 15:15
-
Vinales Kembali Bantah Yamaha Hanya Berpihak Padanya
Otomotif 10 Juli 2019, 12:10
-
Valentino Rossi: Saya Bisa Saja Pensiun Sekarang, Tapi...
Otomotif 8 Juli 2019, 15:35
-
Lamban di Jerman, Valentino Rossi: Usia Bukan Pokok Masalah
Otomotif 8 Juli 2019, 12:00
-
Hasil FP1 MotoGP Jerman: Quartararo Dibuntuti Marquez-Rossi
Otomotif 5 Juli 2019, 15:55
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Siap Bertahan di AC Milan, Ini 2 Syarat Utamanya
Liga Italia 24 Mei 2026, 19:19
-
Jadwal Siaran Langsung Man City vs Aston Villa: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 18:59
-
Klasemen Pembalap Moto4 European Cup 2026
Otomotif 24 Mei 2026, 18:40
-
Bagaimana Torino dan Juventus Membentuk Bremer Jadi Bek Elite
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:31
-
Dusan Vlahovic Masuk Radar Real Madrid, Juventus Hadapi Situasi Sulit
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:26
-
Penghargaan Rising Star Serie A untuk Kenan Yildiz
Liga Italia 24 Mei 2026, 18:23
-
Jadwal Siaran Langsung Sunderland vs Chelsea: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 18:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR