Superkomputer Opta Ramal Juara Piala Dunia 2026: Spanyol Teratas, Argentina Terancam Gagal Back-to-Back

Superkomputer Opta Ramal Juara Piala Dunia 2026: Spanyol Teratas, Argentina Terancam Gagal Back-to-Back
Trofi Piala Dunia 2026 dipajang di kantor FIFA di Zurich, Swiss pada 13 Desember 2024 lalu. (c) Til Buergy/Keystone via AP, File

Bola.net - Piala Dunia 2026 semakin dekat dan atmosfernya mulai terasa di seluruh dunia. Turnamen edisi kali ini akan digelar di tiga negara sekaligus, yakni Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko.

Format baru juga akan menjadi sorotan utama dalam ajang ini. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Piala Dunia akan diikuti oleh 48 tim yang siap bersaing memperebutkan trofi paling prestisius.

Turnamen ini dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Laga pembuka akan mempertemukan Meksiko melawan Afrika Selatan di Estadio Azteca, Mexico City.

Menariknya, jelang kick-off, berbagai prediksi mulai bermunculan. Salah satu yang paling menyita perhatian datang dari superkomputer Opta yang mencoba memetakan siapa kandidat terkuat juara.

1 dari 3 halaman

Spanyol di Puncak, Prancis dan Inggris Membayangi

Pemain Spanyol Lamine Yamal (kiri) berebut bola dengan pemain Mesir Hamdy Fathy pada laga persahabatan internasional antara Spanyol vs Mesir di Barcelona, 31 Maret 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Pemain Spanyol Lamine Yamal (kiri) berebut bola dengan pemain Mesir Hamdy Fathy pada laga persahabatan internasional antara Spanyol vs Mesir di Barcelona, 31 Maret 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Manurut laporan Marca, Superkomputer Opta menempatkan Spanyol sebagai kandidat terkuat untuk menjuarai Piala Dunia 2026. Tim asuhan Luis de la Fuente diprediksi memiliki peluang sebesar 15,83 persen untuk mengangkat trofi.

Meski sempat kehilangan posisi puncak ranking FIFA dari Prancis, performa Spanyol dinilai tetap konsisten. Kombinasi pemain muda dan pengalaman menjadi kekuatan utama La Roja dalam simulasi tersebut.

Di belakang Spanyol, Prancis menempati posisi kedua sebagai favorit juara. Les Bleus memiliki peluang sebesar 12,77 persen dan berpotensi mencapai final ketiga secara beruntun.

Sementara itu, Inggris dan Argentina mengikuti di posisi berikutnya dengan peluang di atas 10 persen. Menariknya, Argentina sebagai juara bertahan justru tidak menjadi favorit utama untuk mempertahankan gelar mereka.

2 dari 3 halaman

Portugal, Brasil, dan Jerman Mengintai di Luar Empat Besar

Momen selebrasi gol skuad Portugal dalam laga uji coba internasional antara Amerika Serikat vs Portugal di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, 1 April 2026 (c) AP Photo/Mike Stewart

Momen selebrasi gol skuad Portugal dalam laga uji coba internasional antara Amerika Serikat vs Portugal di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, 1 April 2026 (c) AP Photo/Mike Stewart

Di luar empat besar, Portugal menjadi tim yang melengkapi lima besar versi superkomputer Opta. Tim yang diperkuat Cristiano Ronaldo itu memiliki peluang sebesar 6,92 persen untuk meraih gelar pertama mereka.

Brasil dan Jerman harus puas berada di luar lima besar dalam prediksi ini. Kedua raksasa sepak bola dunia tersebut masing-masing menempati posisi keenam dan ketujuh.

Meski demikian, peluang kedua tim tersebut tetap terbuka lebar. Dengan sejarah panjang dan kedalaman skuad, Brasil dan Jerman tetap menjadi ancaman serius di turnamen nanti.

Persaingan di papan atas dipastikan berlangsung ketat. Selisih probabilitas yang tidak terlalu jauh membuat peluang perubahan hasil tetap sangat mungkin terjadi.

3 dari 3 halaman

Persaingan Ketat Menuju 16 Besar, Ini Prediksi Tim yang Lolos

Selebrasi pemain Timnas Iran usai memastikan tampil di Piala Dunia 2026. (c) dok.AFC

Selebrasi pemain Timnas Iran usai memastikan tampil di Piala Dunia 2026. (c) dok.AFC

Format baru Piala Dunia 2026 juga membuka peluang lebih besar bagi banyak tim. Selain dua tim teratas grup, delapan tim peringkat ketiga terbaik juga akan lolos ke babak 16 besar.

Hal ini membuat persaingan di fase grup semakin sengit. Tim-tim besar diprediksi tetap aman, namun perebutan posisi ketiga terbaik akan berlangsung dramatis.

Menurut simulasi Opta, sejumlah tim diprediksi lolos ke fase gugur sebagai peringkat ketiga. Mereka adalah Korea Selatan, Iran, Australia, Austria, Pantai Gading, Swedia, Ghana, dan Qatar.

Dengan komposisi tersebut, babak 16 besar dipastikan akan menghadirkan banyak kejutan. Turnamen dengan format baru ini berpotensi menciptakan cerita-cerita tak terduga di panggung dunia.

(Marca)


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL