Superkomputer Opta Ramal Juara Piala Dunia 2026: Spanyol Teratas, Argentina Terancam Gagal Back-to-Back

Bola.net - Piala Dunia 2026 semakin dekat dan atmosfernya mulai terasa di seluruh dunia. Turnamen edisi kali ini akan digelar di tiga negara sekaligus, yakni Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko.
Format baru juga akan menjadi sorotan utama dalam ajang ini. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Piala Dunia akan diikuti oleh 48 tim yang siap bersaing memperebutkan trofi paling prestisius.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Laga pembuka akan mempertemukan Meksiko melawan Afrika Selatan di Estadio Azteca, Mexico City.
Menariknya, jelang kick-off, berbagai prediksi mulai bermunculan. Salah satu yang paling menyita perhatian datang dari superkomputer Opta yang mencoba memetakan siapa kandidat terkuat juara.
Spanyol di Puncak, Prancis dan Inggris Membayangi

Manurut laporan Marca, Superkomputer Opta menempatkan Spanyol sebagai kandidat terkuat untuk menjuarai Piala Dunia 2026. Tim asuhan Luis de la Fuente diprediksi memiliki peluang sebesar 15,83 persen untuk mengangkat trofi.
Meski sempat kehilangan posisi puncak ranking FIFA dari Prancis, performa Spanyol dinilai tetap konsisten. Kombinasi pemain muda dan pengalaman menjadi kekuatan utama La Roja dalam simulasi tersebut.
Di belakang Spanyol, Prancis menempati posisi kedua sebagai favorit juara. Les Bleus memiliki peluang sebesar 12,77 persen dan berpotensi mencapai final ketiga secara beruntun.
Sementara itu, Inggris dan Argentina mengikuti di posisi berikutnya dengan peluang di atas 10 persen. Menariknya, Argentina sebagai juara bertahan justru tidak menjadi favorit utama untuk mempertahankan gelar mereka.
Portugal, Brasil, dan Jerman Mengintai di Luar Empat Besar

Di luar empat besar, Portugal menjadi tim yang melengkapi lima besar versi superkomputer Opta. Tim yang diperkuat Cristiano Ronaldo itu memiliki peluang sebesar 6,92 persen untuk meraih gelar pertama mereka.
Brasil dan Jerman harus puas berada di luar lima besar dalam prediksi ini. Kedua raksasa sepak bola dunia tersebut masing-masing menempati posisi keenam dan ketujuh.
Meski demikian, peluang kedua tim tersebut tetap terbuka lebar. Dengan sejarah panjang dan kedalaman skuad, Brasil dan Jerman tetap menjadi ancaman serius di turnamen nanti.
Persaingan di papan atas dipastikan berlangsung ketat. Selisih probabilitas yang tidak terlalu jauh membuat peluang perubahan hasil tetap sangat mungkin terjadi.
Persaingan Ketat Menuju 16 Besar, Ini Prediksi Tim yang Lolos

Format baru Piala Dunia 2026 juga membuka peluang lebih besar bagi banyak tim. Selain dua tim teratas grup, delapan tim peringkat ketiga terbaik juga akan lolos ke babak 16 besar.
Hal ini membuat persaingan di fase grup semakin sengit. Tim-tim besar diprediksi tetap aman, namun perebutan posisi ketiga terbaik akan berlangsung dramatis.
Menurut simulasi Opta, sejumlah tim diprediksi lolos ke fase gugur sebagai peringkat ketiga. Mereka adalah Korea Selatan, Iran, Australia, Austria, Pantai Gading, Swedia, Ghana, dan Qatar.
Dengan komposisi tersebut, babak 16 besar dipastikan akan menghadirkan banyak kejutan. Turnamen dengan format baru ini berpotensi menciptakan cerita-cerita tak terduga di panggung dunia.
(Marca)
Baca Juga:
- Gianluigi Buffon Resmi Mundur dari Timnas Italia, Ikuti Jejak Gravina
- Alessandro Bastoni Disarankan Pergi dari Italia Demi Keselamatannya Sendiri
- Gabriele Gravina Mundur dari Presiden FIGC Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
- Italia Gagal ke Piala Dunia Lagi: Capello Minta Gattuso Jangan Buru-buru Mundur
- Kejutan! Pep Guardiola Tiba-tiba Masuk Bursa Pelatih Baru Timnas Italia?
- Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Istri Cantik Alessandro Bastoni Dihujat Sampai Tutup Kolom Komentar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chant Anti-Muslim, Aib Sepak Bola Spanyol, dan Pembelaan Lamine Yamal
Piala Dunia 2 April 2026, 10:46
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR