
Bola.net - Rider Repsol Honda MotoGP, Marc Marquez, mengakui cedera penglihatan ganda alias diplopia jauh lebih menakutkan ketimbang cedera patah tulang. Hal ini ia sampaikan kepada Diario AS, Kamis (17/2/2022), usai dinyatakan dokter pulih dari diplopia pada mata kanan, cedera yang ia dapat usai jatuh dalam latihan enduro pada Oktober 2021.
Marquez pernah mengalami cedera yang sama persis pada akhir 2011, akibat kecelakaan di Moto2 Malaysia. Cedera itu membuatnya harus menjalani operasi pada saraf keempat pada mata kanan. Kala itu, cedera tersebut dinyatakan dokternya bisa mengancam karier Marquez, namun penglihatan mata rider Spanyol itu pulih dengan sempurna.
Tak disangka-sangka, cedera itu menyerangnya lagi satu dekade kemudian, ketika Marquez masih dalam tahap pemulihan patah tulang lengan kanan akibat kecelakaan hebat di Jerez pada 2020. Ia mengakui bahwa waktu pemulihan cedera mata lebih tak terprediksi, sementara progres pemulihan patah tulang bisa dipantau lebih jelas.
Tiga Skenario Pemulihan Cedera Mata Marc Marquez

"Penglihatan ganda jauh lebih buruk dari cedera tulang dengan rasa sakit. Pasalnya, dengan cedera lengan, Anda bisa punya rencana, bisa lihat kemajuan dan progresnya. Dokter juga selalu bilang tulang saya akan sembuh seiring waktu. Tapi dengan penglihatan, saya tahu apa yang bisa terjadi karena saya mengalaminya pada 2011," ujar Marquez.
Pada diplopia kali ini, dokter tak langsung menyarankan operasi pada Marquez, melainkan melihat perkembangan selama tiga bulan. Jika selama itu penglihatannya tak pulih, ia harus operasi. Jika operasi tak berhasil memulihkan matanya, maka Marquez harus pensiun. Beruntung, pada Januari lalu, matanya pulih total.
"Dokter saya selalu jujur. Tiap kali saya datang, ia berkata ada tiga skenario, 'Mari kita tunggu tiga bulan. Jika tak sembuh, operasi harus dijalani tiga kali. Jika operasi tak bikin pulih, mungkin kau takkan punya penglihatan yang baik untuk naik motor meski bakal oke untuk kehidupan sehari-hari'," kisah sang delapan kali juara dunia.
Sempat Menangis usai Dengar Kata-Kata Dokter

Marquez pun tak malu-malu mengakui dirinya merasa patah hati ketika mendengar pernyataan dokter bahwa pensiun bisa jadi kemungkinan nyata untuk kelanjutan kariernya di MotoGP. "Usai dokter bilang begitu, suatu saat saya menangis sendirian di kamar. Pasalnya, saya tahu apa yang bisa terjadi," tuturnya.
"Tak peduli betapa optimistisnya saya, betapa inginnya saya naik motor, betapa inginnya saya keluar dari keterpurukan, saya harus realistis. Jujur, tadinya semua terasa kacau. Saya tak bisa hidup normal dan harus menghadapi ketidakpastian ini. Tapi dokter bilang, sungguh keajaiban penglihatan saya pulih usai 2,5 bulan," pungkas Marquez.
Kini dengan penglihatan mata kanannya yang sudah kembali normal, Marquez tinggal fokus melanjutkan proses pemulihan lengan kanannya. Untuk melakukannya, ia memastikan diri telah pindah tempat tinggal dari Cervera ke Madrid. Hal ini ia lakukan untuk fokus bekerja dengan dokter yang menangani cedera kaki Rafael Nadal.
Sumber: Diario AS
Baca Juga:
- Michele Pirro: Inovasi Ducati Terdepan, Kini Motor Honda Jadi Mirip Desmosedici
- Pecco Bagnaia Sebut Fabio Quartararo-Marc Marquez Rival Utama di MotoGP 2022
- Ducati Kembali Diprotes Rival, Pecco Bagnaia: Bukti Kami Punya Insinyur Hebat
- Curhatan Michele Pirro: Sempat Jengkel Diminta Jadi Test Rider Ducati di MotoGP
- Bukti Setia Valentino Rossi: Yamaha VR46 Master Camp Meluncur, Siap Debut di Moto2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Merendah, Marc Marquez Ogah Cari-Cari Kehebatan Lamanya di MotoGP 2022
Otomotif 21 Februari 2022, 14:10
-
Sempat Putus Asa, Marc Marquez: Cedera Mata Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
Otomotif 21 Februari 2022, 13:15
-
'Kalau Honda Tak Kompetitif, Nggak Ada Gunanya Terus-terusan Ikut MotoGP'
Otomotif 18 Februari 2022, 16:37
-
Marc Marquez Sempat Serius Pikirkan Pensiun Gara-Gara Cedera Mata
Otomotif 18 Februari 2022, 10:00
-
Santi Hernandez: Kerja Bareng Marc Marquez Artinya Wajib Juarai MotoGP
Otomotif 17 Februari 2022, 14:10
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Lewandowski, Capres Barcelona Sarankan Nama Bomber Maut Bayern
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 09:15
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 09:12
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 22 Februari 2026, 08:34
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 22 Februari 2026, 08:16
-
Setelah dari Manchester United, Casemiro Bakal Main Bareng Lionel Messi?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 07:58
-
Legenda Man United Kritik Aura Arne Slot, Begini Respons Pelatih Liverpool
Liga Inggris 22 Februari 2026, 07:39
-
Juventus vs Como: Sudah Kalah, Juve Dicemooh Suporternya Sendiri Pula
Liga Italia 22 Februari 2026, 07:05
-
Rapor Pemain Real Madrid vs Osasuna: Lini Belakang Jadi Sumber Bencana!
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 06:58
-
Man of the Match Man City vs Newcastle: Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:45
-
Jelang Arsenal Lawan Tottenham, Pesan Bukayo Saka ke Skuad The Gunners Diingat Lagi!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:00
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Hasil Man City vs Newcastle: City Pepet Arsenal Berkat Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:24
-
Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 05:00
-
Hasil Al Nassr vs Al Hazm: Dua Gol Ronaldo Genapkan Kemenangan 4-0
Asia 22 Februari 2026, 04:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR