
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, menyebut bahwa Marc Marquez merupakan pembalap yang benar-benar berbeda dari semua pembalap papan atas yang pernah bekerja sama dengannya. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan Bike Magazine, seperti yang dikutip MotosanGP, Sabtu (27/2/2021).
Puig, yang juga eks pembalap GP500, dikenal luas sebagai pelatih bertangan dingin. Banyak pembalap papan atas MotoGP yang pernah ia bimbing, seperti Dani Pedrosa, Casey Stoner, Jack Miller, dan Takaaki Nakagami. Menjadi manajer tim Repsol Honda sejak 2018, ia pun dapat kans bekerja dengan Jorge Lorenzo dan Marc Marquez juga.
Puig pun merasa sangat bangga bisa punya kesempatan baik bekerja dengan para pembalap hebat ini. Ia yakin setiap pembalap punya keunggulan tertentu yang bisa membuat mereka sukses jadi juara dunia. Namun, menurutnya, Marquez punya talenta dan ambisi yang jauh lebih besar dari semua pembalap yang pernah ia bimbing.
Marc Marquez Tidak Main-Main

"Saya benar-benar beruntung bisa bekerja dengan banyak pembalap yang sangat bertalenta, seperti Dani, Casey, Jorge, dan Marc. Semua juara dunia memang spesial, tapi Marc benar-benar berbeda. Dengan Marc, segalanya seperti dari planet lain. Sudah jelas, dari sudut pandang kompetisi, dia itu 'monster'," tutur Puig.
"Ketika Marc mengenakan helmnya dan pergi ke lintasan, Anda tahu sesuatu akan terjadi, sesuatu yang spesial. Selain itu, jika Anda mengobrol dengannya, Anda tahu ia tak main-main. Namun, ia sungguh-sungguh mudah diajak bekerja sama, karena ia tak pernah sok superstar," lanjutnya.
Puig menambahkan, Marquez juga pembalap yang cerdas. Tak hanya di dalam lintasan, namun juga di luar lintasan, hingga ia juga dikelilingi orang-orang yang tepat pula. "Kecerdasannya sangat penting. Ia menginginkan tim seperti keluarga, dan ia tahu cara menciptakan atmosfer ini di timnya," ujarnya.
Marc Marquez Tak Ubah Mentalitas Walau Cedera
Dalam wawancara yang sama, Puig juga menanggapi banyak pendapat orang yang menyatakan bahwa Marquez kemungkinan takkan tampil segarang dulu saat akhirnya kembali balapan usai pulih dari cedera patah tulang lengan. Puig justru berpikir sebaliknya.
"Saya rasa mentalitasnya bakal sama, karena anak ini memang tidak mengubah mentalitasnya. Ia justru akan punya pengalaman lebih matang berkat apa yang sudah ia alami, dan saya yakin ia akan kembali lebih kuat," pungkas Puig, yang juga pernah menjadi manajer pribadi Dani Pedrosa.
Sementara belum diketahui kapan Marquez akan kembali, seluruh para rivalnya akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim di Sirkuit Losail, Qatar, pada 6-7 dan 10-12 Maret, yang bakal dilanjutkan dengan dua pekan balap beruntun di trek yang sama pada 26-28 Maret dan 2-4 April nanti.
Sumber: Bike Magazine, MotosanGP
Video: Aron Canet Lolos dari Maut Saat Terjatuh di Moto2 Portugal 2020
Baca Juga:
- Marco Bezzecchi Tolak Aprilia Karena Ingin Buka 'Pintu Lain' di MotoGP 2022
- Jajal Honda, Pol Espargaro Puji Perubahan Tikungan La Caixa di Catalunya
- Petronas SRT: Valentino Rossi Butuh Suasana Santai demi Kembali Kompetitif
- Bos Petronas Yamaha SRT 'Merinding' Naungi Valentino Rossi di MotoGP 2021
- Brad Binder Ogah Buang-Buang Kesempatan Emas Lagi di MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Tak Pernah Sok Superstar, Marc Marquez Lebih Istimewa dari Juara Lainnya'
Otomotif 28 Februari 2021, 14:30
-
Marc Marquez: Jadi Tandem Pol Espargaro Itu Tantangan Besar
Otomotif 26 Februari 2021, 11:02
-
Marc Marquez Sebut 6 Pembalap Punya Kans Juarai MotoGP 2021
Otomotif 26 Februari 2021, 10:10
-
Jenny Anderson Kini Jadi Teknisi Data Marc Marquez, Pol Espargaro Sedih
Otomotif 25 Februari 2021, 16:25
-
Honda Ingin Pol Espargaro Jadi Tandem Penuh Ancaman Bagi Marc Marquez
Otomotif 25 Februari 2021, 13:44
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR