Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, menyatakan bahwa dirinya harus menggali pengalaman lebih banyak agar bisa bertarung lebih sering, bahkan mengalahkan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, pada masa mendatang.
Hal ini disampaikan El Diablo kepada Motorsport.com, usai ia finis kedua di MotoGP Thailand, di mana ia memimpin sepanjang balapan dan hanya kalah dari Marquez tepat di lap terakhir. Ini adalah momen serupa dengan Misano pada September lalu.
Quartararo pun senang bisa makin konsisten bertarung di papan atas, namun ia yakin performanya saat ini belum cukup. Ia merasa bahwa mengalahkan Marquez di lintasan masih merupakan tugas yang cukup sulit.
Masih Harus Kumpulkan Pengalaman

"Ada kalanya, seperti di Aragon, mengalahkannya sangatlah sulit. Marc telah meraih 8 gelar dunia, sementara saya belum punya satu pun. Tapi di Misano dan Buriram, kami menjalani semua lap di depannya kecuali lap terakhir," ungkapnya.
Meski begitu, Quartararo tetap bangga pada usahanya sendiri, karena ia selalu mampu memberikan balasan kepada serangan-serangan Marquez. Hal ini membuatnya semakin percaya diri ketika bertarung di lintasan.
"Marc selalu ada di belakang saya dan menganalisa di mana ia bisa menyerang. Saya sendiri tak bisa melihatnya, jadi saya hanya coba membalas di mana pun saya bisa. Hal ini pun membuat saya dapat tambahan rasa percaya diri," ujarnya.
Bukan 'Memanusiakan' Marquez
Di lain sisi, Quartararo membantah dirinya sukses 'memanusiakan' Marquez di Misano dan Thailand, meski yakin ada pengaruh yang ia tinggalkan pada rider Spanyol itu. Pertarungan mereka itu juga sekaligus memberinya indikasi bahwa mengalahkan Marquez suatu saat nanti cukup memungkinkan.
"Sepertinya lebih memengaruhinya saja. Bertarung dengannya membantu saya melihat apa yang bisa saya lakukan. Dalam kedua balapan itu, saya mampu memberikan 'jawaban' padanya, karena ia tak sekadar menyalip saya lalu pergi menghilang. Ini membuktikan bahwa Marc bisa dikalahkan," tutup Quartararo.
Quartararo dan Marquez akan kembali bertemu di lintasan dalam MotoGP Jepang yang digelar di Sirkuit Twin Ring Motegi pada 18-20 Oktober.
Sumber: Motorsport.com
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Quartararo: Misano-Buriram Bukti Marquez Bisa Dikalahkan
Otomotif 16 Oktober 2019, 16:15
-
Marc Marquez Bidik Triple Crown untuk Honda Jelang Motegi
Otomotif 16 Oktober 2019, 08:30
-
Lorenzo: Quartararo-Vinales Memang Garang, Tapi Marquez Lebih Maju!
Otomotif 15 Oktober 2019, 15:18
-
'Ducati Punya Dua Pemenang, Honda Cuma Punya Satu'
Otomotif 14 Oktober 2019, 15:45
-
Bos Dorna: Marc Marquez Dominasi MotoGP? Tak Masalah!
Otomotif 14 Oktober 2019, 15:00
LATEST UPDATE
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
-
Battle of WAGs Liga Inggris 2025/2026: Arsenal vs Liverpool
Bolatainment 8 Januari 2026, 19:55
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR