
Bola.net - Jelang Derby Milan yang penuh tensi di Serie A, selalu muncul petunjuk-petunjuk taktis yang menjadi bumbu panas duel sekota ini. Kabar terbaru dari kubu Inter Milan mengatakan bahwa pelatih Cristian Chivu telah menyiapkan sebuah rencana khusus yang sangat terfokus: membatasi ruang gerak playmaker andalan AC Milan, Luka Modric. Chivu menyadari betul betapa krusialnya peran Modric; ia adalah metronom permainan Rossoneri, baik dalam mengatur serangan maupun membantu pertahanan. Untuk tugas genting ini, Chivu menunjuk seorang pemain yang menyimpan kisah emosional tersendiri di hadapan publik merah-hitam: Hakan Calhanoglu.
Surat kabar ternama Italia, La Gazzetta dello Sport, menilai Calhanoglu sebagai sosok yang telah "dibangun kembali secara mental dan fisik" oleh pelatih asal Rumania itu. Pemain berpaspor Turki ini dipandang sebagai kunci penentu dalam pertandingan yang akan digelar akhir pekan ini melawan mantan klubnya. Pertarungan ini tak hanya sekadar memperebutkan tiga poin, tapi juga menjadi duel kehormatan di lini tengah.
Juru taktik Inter tersebut secara eksplisit meminta Calhanoglu untuk tidak hanya menjadi pemantik serangan balik cepat seperti biasanya, tetapi juga memiliki tugas utama untuk sebisa mungkin membatasi pergerakan Modric. Regista Kroasia besutan Massimiliano Allegri tersebut dianggap—bahkan oleh Calhanoglu sendiri—sebagai pemain terbaik dalam peran tersebut di dekade terakhir. Calhanoglu, yang kini juga bermain lebih dalam dibandingkan saat masih berseragam Milan, akan berusaha meniru, tapi sekaligus mengalahkan pemain yang ia anggap sebagai idolanya. Singkatnya, sebagian besar hasil derby ini akan sangat bergantung pada kemampuan Hakan Calhanoglu memenangkan duel langsung melawan pemenang Ballon d'Or tersebut.
Derby Milan: Calhanoglu Tinggalkan Timnas Turki Lebih Awal

Meski berstatus kapten Timnas Turki, Calhanoglu meninggalkan pemusatan latihan pada Minggu lalu. Ia ditemani oleh pernyataan medis yang merinci masalah tangan yang masih perlu dinilai sepenuhnya. Seandainya tidak ada masalah tersebut, ia tetap tidak akan bermain melawan Spanyol karena ia sudah mengoleksi kartu kuning, dengan jadwal play-off Piala Dunia menanti di depan mata.
Eks pemain Bayer Leverkusen itu tiba kembali di Milan tadi malam dan mendapatkan waktu istirahat yang memang disiapkan Chivu untuk semua pemain yang baru kembali dari tugas internasional tanpa terkecuali. Kabar baiknya, staf medis Nerazzurri telah segera menghubungi Timnas Turki dan mendapatkan kepastian yang meyakinkan mengenai kondisi tangan Hakan.
Derby Milan: Persiapan Matang sang Jenderal Lapangan Tengah

Saat kembali ke markas latihan, Appiano Gentile, ia akan menjalani pemeriksaan ulang. Namun, tampaknya tidak ada awan mendung yang menghalangi persiapannya untuk laga krusial ini. Chivu juga secara pribadi telah mengecek kesehatan pemain bernomor punggung 20 itu dan menerima jaminan bahwa ia siap tempur.
Bagian paling panas dari derby ini sejatinya hampir hilang di musim panas lalu, ketika Calhanoglu sempat dikabarkan telah memutuskan untuk kembali ke Turki, bergabung dengan Galatasaray. Namun, ia kini akan berjuang untuk menjadi yang terbaik melawan seseorang yang ia anggap idola. Ini adalah tantangan besar; banyak pemain lain yang telah mencoba meredam Modric, tetapi gagal. Calhanoglu kini memegang cetak biru taktis Chivu, dan publik menunggu apakah ia dapat menuntaskan misi 'anti-Modric' ini dan memberikan keunggulan krusial bagi Inter Milan di hadapan rival sekotanya.
Sumber: Gazzetta dello Sport, Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Adrien Rabiot dan Dilema Derby: Analisis Kebugaran, Strategi, dan Alternatif AC Milan
- Langkah dan Strategi Luciano Spalletti untuk Mengembalikan Juventus ke Jalur Kejayaan
- Bisa Bikin Gennaro Gattuso Naik Pitam, Negara Amerika Selatan Ini Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026 Walau 10 Kali Kalah di Kualifikasi
- AC Milan dan Kutukan Striker: Analisis Data, Realita, dan 3 Penyebab Utama Macetnya Produktivitas Gol
- Derby della Madonnina: Mentalitas dan Kualitas Modric, Faktor Pembeda bagi AC Milan
- Pengganti Vlahovic di Laga Fiorentina vs Juventus: Saatnya Penyerang Alternatif Ini Tunjukkan Kualitas
- Juventus cuma Punya 1 Gelandang Top: Analisis, Masalah Struktural, Agenda Transfer
- Juventus Butuh Regista: Tuntutan Spalletti yang Tak Bisa Ditawar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Calhanoglu dan Misi 'Anti-Modric': Kunci Taktik Chivu Menghadapi Panasnya Derby Milan
Liga Italia 18 November 2025, 21:02
-
Adrien Rabiot dan Dilema Derby: Analisis Kebugaran, Strategi, dan Alternatif AC Milan
Liga Italia 18 November 2025, 20:08
-
Solusi Panik? AC Milan Pertimbangkan Pulangkan Thiago Silva di Usia 41 Tahun!
Liga Italia 18 November 2025, 08:15
-
Derby della Madonnina: Mentalitas dan Kualitas Modric, Faktor Pembeda bagi AC Milan
Liga Italia 18 November 2025, 00:02
LATEST UPDATE
-
Manchester City vs Chelsea: Siapa Unggul di Catatan Head to Head?
Liga Inggris 3 Januari 2026, 16:05
-
Nonton Live Streaming Borneo FC vs PSM Makassar Hari Ini di BRI Super League
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 16:01
-
John Herdman Unggul dari Shin Tae-yong dan Kluivert dalam Rataan Kemenangan
Tim Nasional 3 Januari 2026, 15:57
-
Mengapa Chelsea Pertimbangkan Liam Rosenior sebagai Pelatih Baru
Liga Inggris 3 Januari 2026, 15:35
-
Breaking News! John Herdman Resmi Menjadi Pelatih Timnas Indonesia
Tim Nasional 3 Januari 2026, 15:24
-
Daftar Pemain Voli Putra Medan Falcons Tirta Bhagasasi di Proliga 2026
Voli 3 Januari 2026, 14:58
-
Reaksi Manajer Premier League atas Kepergian Mendadak Enzo Maresca dari Chelsea
Liga Inggris 3 Januari 2026, 14:17
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43























KOMENTAR